PSSI Diminta Tak Gelar Munaslub

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 07 Feb 2019 17:14 WIB
pssi
PSSI Diminta Tak Gelar Munaslub
Eks Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.

Jakarta: Ketua Dewan Pembina Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Syafruddin meminta PSSI tak menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Dia ingin kepengurusan PSSI periode 2016-2020 dipertahankan hingga masa jabatan berakhir.

"Saya mau menyampaikan kepada semua anak bangsa, terutama PSSI, Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), KOI (Komite Olahraga Indonesia), kalau mau melakukan pergantian lakukan secara reguler. Jangan munaslub. Jadwalnya 2020," kata Syafruddin di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 7 Februari 2019.

Dunia persebakbolaan Indonesia saat ini, kata dia, sudah cukup baik. Dia tak ingin hal itu dicederai dengan munaslub. Posisi ketua umum PSSI yang ditinggalkan Edy Rahmayadi pun sudah diisi oleh pelaksana tugas Joko Driyono. 

Munaslub, terang dia, mengindikasikan ada masalah atau ketidakberesan di tubuh PSSI. Menurut dia, itu tak baik buat organisasi yang mengurus persepakbolaan Tanah Air itu.

"Tolong lakukan munas yang reguler supaya kepengurusan itu berkesinambungan dengan baik. Kalau toh ada masalah di PSSI tolong selesaikan di sisa waktu satu tahun ini. Ada masalah selesaikan," terang dia.

Dia menjelaskan PSSI memiliki peraturan yang mengikat dengan dunia internasional, yakni statuta FIFA. Dia tak ingin karena emosi sesaat kemudian statuta FIFA dilanggar.

Tindakan melanggar statuta FIFA juga, kata dia, dapat merugikan klub. Hal ini khususnya berdampak kepada klub yang tengah bertarung di Liga Champion Asia (LCA), seperti Persija Jakarta.

Baca: Penghilangan Rekaman CCTV di Kantor Komdis PSSI Didalami

Persija sudah berhasil melangkah ke babak kedua LCA setelah mengalahkan Home United beberapa waktu lalu. Pada babak kedua nanti, Persija akan melawat ke Australia untuk berhadapan dengan Newcastle Jets. 

Mantan Wakalpolri itu tak ingin perjuangan para pemain untuk mengukir prestasi di kancah nasional dan internasional terganggu. Menurut dia, masalah di internal PSSI tak banyak. Hal itu bisa diselesaikan tanpa mengorbankan persepakbolaan Tanah Air.

"Kalau toh ada masalah itu oknum-oknum tertentu. Tolong disisihkan. Tarik jarum dalam jeraminya, jangan bakar jeraminya. Itu pesan saya pada dunia olahraga," pungkas mantan Ketua Dewan Pembina Bhayangkara FC itu.





(OGI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA