Polisi Dinilai Belum Beri Rasa Aman Bagi Warga Pesisir

Arga sumantri    •    Kamis, 30 Apr 2015 19:39 WIB
polri
Polisi Dinilai Belum Beri Rasa Aman Bagi Warga Pesisir
Diskusi soal Polri di Gado-Gado Boplo----MTVN/Arga

Metrotvnews.com, Jakarta: Keberadaan polisi di daerah dinilai belum bisa menghadirkan rasa aman. Khususnya, bagi masyarakat pesisir.

Hal itu diutarakan Ketua Kesatuan Nelayan, Riza Damanik. Riza menuturkan temuan saat dia melakukan advokasi di lapangan. Salah satu tempat yang didatangi Riza adalah Tambolongan, Sulawesi Selatan.

Riza menyebut polisi diduga melindungi orang-orang yang melakukan praktik pengeboman ikan di laut.

"Mereka yang menolak justru dikriminalisasi, bahkan lebih dari 40 warga yang menolak adanya pengeboman ikan di wilayahnya malah dipenjara," kata Riza dalam diskusi "Reformasi Kepolisian" di Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015).

Hal serupa terjadi Surabaya, Jawa Timur. Riza menyebut, masyarakat yang menolak penambangan pasir di sekitar Selat Madura malah berujung bui. "Di sana empat warga yang melakukan penolakan malah dikriminalisasi," kata Riza.

Hal yang sama terjadi pada masyarakat yang menolak perkebunan kelapa sawit yang berdiri di atas lahan hutan mangrove di Langkat, Sumatera Utara. Belum lagi soal penangkapan kapal ikan asing.

"Berkali-kali masyarakat lapor tidak ada tindak lanjutnya, malah ada yang dilepas," kata Riza.

"Kalau masyarakat main hakim sendiri kan juga salah lagi, dikriminalkan lagi," tegas dia.
 


(TII)