Gaprindo: Peringatan Bergambar Kemasan Rokok Boleh Tertutupi Pita Cukai

Husen Miftahudin    •    Jumat, 01 May 2015 11:16 WIB
rokok
Gaprindo: Peringatan Bergambar Kemasan Rokok Boleh Tertutupi Pita Cukai
Peringatan Bergambar Kemasan Rokok Boleh Tertutupi Pita Cukai. Ilustrasi ANTARA FOTO/Suryanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) menegaskan peringatan dampak buruk merokok melalui peringatan kesehatan bergambar boleh ditutupi oleh pita cukai. Hal ini sesuai dengan aturan pemerintah yang memperbolehkan pita cukai menutupi peringatan bergambar karena penempelan pita cukai merupakan syarat mutlak peredaran rokok.

"Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengatur dan mengawasi implementasi peringatan kesehatan bergambar pada kemasan Rokok, serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mewajibkan penempelan pita cukai sebagai syarat mutlak peredaran rokok yang sah," ujar Ketua Harian Gaprindo Muhaimin Moeftie dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (1/5/2015).

Dijelaskan, sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Kemenkeu dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 236 tahun 2009 tentang Perdagangan Barang Kena Cukai. Dalam pasal 1 ayat 3 disebutkan, pita cukai wajib ditempelkan pada bagian kemasan yang bisa terobek pada saat kemasan dibuka, yaitu umumnya pada bagian atas kemasan rokok.

"Saat proses penyusunan Peraturan Pemerintah 109 Tahun 2012 (PP 109/2012) dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2013 (PERMENKES 28/2013) berlangsung, Kemenkes mengusulkan untuk mencetak Peringatan Kesehatan Bergambar pada bagian atas kemasan sisi bagian depan dan belakang. Saat itu Gaprindo telah menyampaikan bahwa Peringatan Kesehatan Bergambar tersebut akan tertutup oleh pita cukai. Namun, Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa Peringatan Kesehatan Bergambar dapat tertutupi sebagian oleh pita cukai pada salah satu sisi (sisi belakang)," tegas dia.

Moeftie memaparkan, penempelan pita cukai pada kemasan rokok merupakan kewajiban setiap produsen rokok yang diatur melalui Permenkeu Nomor 236 tahun 2009. Demikian pula surat Kemenkes Nomor PK.03.01/2/5012/2013 yang menegaskan bahwa peringatan kesehatan bergambar dapat tertutupi sebagian oleh pita cukai.

"Gaprindo secara konsisten mendukung regulasi industri hasil tembakau yang efektif dan berimbang untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait permasalahan merokok. Kami berkomitmen untuk mematuhi peraturan perundangan yang berlaku, termasuk PP 109/2012 dan Permenkes 28/2013 sebagai peraturan pelaksana terkait Peringatan Kesehatan Bergambar. Untuk itu, sejak 24 Juni 2015, seluruh anggota Gaprindo telah memproduksi rokok dengan mencantumkan Peringatan Kesehatan Bergambar pada kemasannya," pungkas Moefti.


(AHL)