Diplomat Korut Picu Kerusuhan di Pertemuan HAM PBB

Fajar Nugraha    •    Jumat, 01 May 2015 14:20 WIB
korea utara
Diplomat Korut Picu Kerusuhan di Pertemuan HAM PBB
Diplomat Korut yang picu kericuhan di PBB (Foto: Telegraph)

Metrotvnews.com, New York: Diplomat Korea Utara (Korut) memicu keributan di sebuah pertemuan HAM PBB. Mereka menggangu kesaksian pembelot Korut.
 
Di sebuah pertemuan yang diprakarsai oleh pihak Amerika Serikat (AS), beberapa pembelot Korut memberikan keterangan mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh Negara Komunis itu. Kericuhan timbul di saat para pembelot memberikan keterangan, Duta Besar Korut untuk PBB langsung melakukan intervensi.
 
Dubes Ri Song Chol melakukan interupsi di dalam konferensi itu. Dirinya pun berupaya membaca pernyataan di saat seorang pembelot bernama Joseph Kim, memberikan keterangan mengenai kekejaman Pemerintah Korut.
 
Seketika ulah dari Dubes Ri itu memicu teriakan dari para pembelot lain. Mereka menilai Ri tidak tahu aturan.
 
"Diam. Bebaskan Korea Utara!, Turunkan Kim Jong-Un!, Bahkan binatang tahu aturan menunggu," ujar seorang pembelot, seperti dikutip Telegraph, Jumat (1/5/2015).
 
Dubes AS untuk PBB Samantha Power pun memerintahkan staf PBB untuk mematikan mikrofon dari Dubes Korut. Kemudian pihak keamanan diturunkan di sekitar ruangan konferensi, di New York, AS.
 
Tidak lama kemudian, tiga diplomat Korut berdiri dan meninggalkan ruangan. Mereka mengatakan kepada media, bahwa mereka tidak diberikan kesempatan berbicara sebagai negara anggota PBB.
 
Ri pun menuduh AS adalah sebagai pembunuh warga kulit hitam di Negeri Paman Sam. Dirinya juga menilai Negeri Adi Daya itu sebagai pelanggar HAM paling besar di dunia.
 
"Konferensi ini tidak lebih sebagai drama politik satu pihak," tegas Dubes Ri.



(FJR)