Bareskrim Penuh, Alasan Polri Pindahkan Novel ke Mako Brimob

Desi Angriani    •    Jumat, 01 May 2015 15:01 WIB
novel baswedan
Bareskrim Penuh, Alasan Polri Pindahkan Novel ke Mako Brimob
Komjen Budi Waseso. Foto: Atet Dwi Pramadia/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim memindahkan pemeriksaan penyidik KPK Novel Baswedan ke Mako Brimob, Depok. Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso beralasan, pemindahan itu karena kondisi di Bareskrim sedang tak memungkinkan.  

"Karena di sini penuh, jadi kita titipkan dulu di Brimob," katanya di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (1/5/2015).

Hal senada juga diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan. Menurutnya, tersangka dapat diperiksa di kantor kepolisian mana pun asal sesuai prosedur hukum.

"Kelapa Dua (Mako Brimob) tenang dan tidak ada gangguan. Kantor polisi bukan pasar atau warung, dimana saja boleh jadi bisa diperiksa," tuturnya.

Terkait Novel yang digiring mengenakan pakaian tahanan dengan tangan diikat. Anton mengaku, itu sudah sesuai aturan dan prosedur internasional. Namun, itu tidak akan berlaku bagi tersangka yang mengalami cacat fisik.

"Kalau tersangka dibawa keluar dengan diborgol. Itu aturan internasional. Kalau tidak mau diborgol, ya jadi orang cacat dulu," ucap dia.

Sekadar diketahui, saat ini Novel berada di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok setelah diperiksa di Bareskrim Polri. Novel ditangkap di kediamannya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat dini hari. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu tahun 2004 lalu.

Kasusnya sempat ditunda pada 2012, atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun kini, kasus tersebut diusut kembali Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilaksanakan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(KRI)