Mensos: Sebatik Dapat Berkembang Seperti Batam, Asal...

Intan fauzi    •    Sabtu, 02 May 2015 07:58 WIB
pembangunan
Mensos: Sebatik Dapat Berkembang Seperti Batam, Asal...
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Foto: MTVN/Intan Fauzi).

Metrotvnews.com, Sebatik: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai Kecamatan Sebatik, Kalimantan Utara harus dikembangkan. Dengan demikian, Sebatik dapat berkembang seperti Batam.

"Sebatik itu mestinya dijadikan otoritas seperti Batam. Ini memiliki potensial. Katanya 15 menit ke Tawau terus ke Sabah," kata Khofifah, seusai melakukan kunjungan ke beberapa lembaga sosial di Kabupaten Nunukan, Jumat (1/5/2015).

Melihat dari sejarah kota Batam hingga dapat berkembang seperti saat ini, kata Khofifah, tak terlepas dari tangan dingin B.J. Habibie yang pada tahun 1978-1998 memimpin pembangunan di Batam. Saat itu, Habibie menetapkan Batam sebagai wilayah perdagangan bebas atau free trade area.

"Jadi dia free trade area terlebih dahulu jadi tidak ada payung hukum, hanya de facto. Ketika menjadi free trade area lalu industri-industri masuk ke situ," jelasnya.

Dia menjelaskan, pemerintah dalam hal ini berperan sebagai penyedia infrastruktur dan perencanaannya. Ia menilai, Sebatik memiliki potensi dalam usaha kelapa sawit sehingga perlu didirikan pabrik pengelolaan. "Kalau di sini kita turun (lihat) tuh banyak sawit sehingga perlu disiapkan pabrik pengolahan sawit jadi dari hulu ke hilirnya dipersiapkan," jelasnya.

Terakhir, menurut Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan itu, otoritas tetap harus diciptakan terlebih dulu sebelum pemerintahan. Tapi, keduanya harus tetap eksis. "Jadi pemerintahan belakangan, otoritasnya duluan. Kalau melalui pemerintahan administratif duluan, anu, peraturannya banyak sekali. Otoritas di Batam itu tetap eksis tapi wilayah administratif wali kotanya juga eksis gitu," jelas Khofifah.

Dengan otoritas, para pebisnis tak perlu khawatir soal kepastian hukum untuk berdagang sehingga tinggal menentukan bisnis apa yang menguntungkan di daerah tersebut. "Dia akan menyiapkan industri apa yang akan terserap di depan itu. Perasaanku ini market-nya bakal gede," kata Khofifah.

Seperti diketahui, Sebatik merupakan pulau yang berjuluk pulau dua tuan. Bagian utara Sebatik diduduki Malaysia dan selatan untuk Indonesia. Wilayah Indonesia dikenal dengan Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pulau yang berbatasan daratan dengan Malaysia ini masih jauh dari berkembang. Pasokan listrik dan pangan masih terbatas. Bahkan banyak warga yang lebih memilih untuk berbelanja dan mencari kehidupan di Malaysia.


(OGI)