Usai Terpuruk Dua Hari, Wall Street Kembali Bangkit

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 02 May 2015 09:51 WIB
wall street
Usai Terpuruk Dua Hari, Wall Street Kembali Bangkit
Aktivitas di bursa saham New York -- AFP PHOTO/JEWEL SAMAD

Metrotvnews.com, New York: Bursa saham di Amerika Serikat (AS) bangkit kembali karena investor tersentak saham-saham di sektor kesehatan dan teknologi. Ini menjadi tanda bahwa ada perbaikan lebih lanjut dalam perekonomian.

Saham Apple memberikan dorongan terbesar untuk indeks utama, melompat tiga persen menjadi USD128,95. Serta meraup keuntungan harian terbesar sejak Januari. Padahal, saham Apple sempat kehilangan 2,7 persen pada Kamis.

Sementara itu, indeks Nasdaq sempat terperosok selama empat hari beruntun, sedangkan sektor teknologi S & P naik 1,5 persen, dan menjadi sektor yang berkinerja terbaik pada hari itu. Saham biotek juga terpantau rebound, mengakhiri kejatuhannya selama lima hari beruntun. Indeks Nasdaq Biotech naik 2,9 persen untuk hari itu, namun kalah 5,5 persen pada pekan ini.

Reuters melansir, Sabtu, 2 Mei, indeks Dow Jones Industrial Average naik 183,54 poin atau 1,03 persen ke 18.024,06, S & P 500 naik 22,78 poin atau 1,09 persen ke 2.108,29, serta Nasdaq Composite bertambah 63,97 poin atau 1,29 persen ke 5.005,39.

Saham LinkedIn, Twitter, dan Yelp membukukan persentase penurunan terbesar mingguan mereka. Saham LinkedIn, yang melaporkan hasil akhir turun 18,6 persen menjadi USD205,21. Pekan ini indeks Dow Jones turun 0,3 persen, S & P 500 turun 0,5 persen, dan Nasdaq turun 1,7 persen.

Sekitar 6,3 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian selama lima sesi terakhir sebesar 7,2 miliar lembar saham, demikian menurut data dari BATS Global Markets.


(AHL)