Louis Vuitton Kehilangan Merek Dagang Damier Ebene Brown

Torie Natalova    •    Sabtu, 02 May 2015 10:56 WIB
louis vuitton
Louis Vuitton Kehilangan Merek Dagang Damier Ebene Brown
Tas Damier Ebene brown. (Foto: louisvutton.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Louis Vuitton memiliki kesempatan untuk menang dan juga kalah dalam usahanya mempertahankan merek dagang terhadap peniru tas produksinya. Namun, dalam 'pertempuran' terakhir, Louis Vuitton (LV) gagal mempertahankan salah satu motif barang dagangannya.

Louis Vuitton telah berjuang untuk membatalkan keputusan pengadilan pada 2011 lalu yang telah mengambil hak paten untuk 'Damier brown' dan motif beige chequerboard (motif papan catur warna cokelat) di negara anggota Uni Eropa, yang telah berdiri sejak 2008.

Motif papan catur cokelat ini sering diaplikasikan pada tas milik LV. Bahkan, bisa dibilang motif ini menjadi motif paling ikonik di sebelah monogram LV dan di antara motif tas LV lainnya.

Seperti dilansir Fashionista.com, pekan lalu, Pengadilan Umum Uni Eropa menegaskan bahwa, merek dagang tersebut telah terdaftar tidak valid karena kurangnya karakter yang khas dalam motif tersebut seperti yang diakui LV. 

Selain itu, pengadilan menyatakan papan catur adalah salah satu pola dasar yang paling sering digunakan dalam elemen dekorasi serta sangat sederhana.

Merek dagang LV ini pada awalnya dipertanyakan oleh pedagang eceran Jerman, Nanu-Nana, yang mengajukan mosi tidak percaya pada 2009. Pengajuan mosi tidak percaya itu disahkan dua tahun kemudian yang menyatakan motif papan catur itu bukan milik paten dari Louis Vuitton. 

Sejak itu, Louis Vuitton berusaha mengajukan banding atas keputusan tersebut. Namun, seorang juru bicara untuk LV tidak segera menanggapi pertanyakan kapan perusahaan fesyen asal Prancis itu.
(LOV)

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

12 hours Ago

Djarotberjanji akan memperbesar puskesmas dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

BERITA LAINNYA