Pakde Karwo, Kapolda Jatim dan Pangdam Brawijaya Dapat Kado Akik dari Buruh

Amaluddin    •    Sabtu, 02 May 2015 11:14 WIB
batu akik
Pakde Karwo, Kapolda Jatim dan Pangdam Brawijaya Dapat Kado Akik dari Buruh
Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan), Kapolda Jatim Irjen Anas Yusuf (kiri) dan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Eko Wiratno (tengah), mendapat kado batu akik dari buruh. Foto: Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Anas Yusuf dan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Eko Wiratno, mendapat kado batu akik dari buruh. Kado tersebut didapatnya usai bertemu dengan beberapa perwakilan buruh yang menyampaikan tuntutannya di kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (1/5/2015). Ketiga petinggi di Jatim itu mendapat satu batu akik yang disesuaikan dengan pakaian kebesaran masing-masing.

"Karena saat ini kita kembali ke zaman batu, maka kami para buruh akan memberikan hadiah kepada Pakde Karwo berupa batu akik. Tak hanya Pakde saja, nanti Pak Kapolda dan Pak Pangdam juga dapat hadiah yang sama," kata salah satu perwakilan buruh dari Sidoarjo, Soekarji, di Ruang Bina Loka Pemprov Jatim.

Di hadapan ribuan buruh yang tengah menggelar aksi unjuk rasa, Gubernur Jatim yang didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya memamerkan hadiah batu akik tersebut.

"Terima kasih telah tertib, terima kasih juga buat batu akiknya," ujar Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Hadiah batu akik jenis Relaxa dari Ternate warna putih diberikan kepada Pakde Karwo. Kemudian untuk Kapolda Jatim diberikan hadiah batu akik jenis Armita Bacan dari Sulawesi selatan berwarna kecoklatan, sedangkan Pangdam V/Brawijaya diberi hadiah batu akik jenis Kalimaya Lumut dari Pangandaran berwarna hijau tua. Jenis batu akik tersebut disesuaikan dengan warna baju kebesaran masing-masing.

Pakde Karwo menilai peringatan hari buruh tahun ini sangat istimewa. "Saya sangat mengapresiasi serikat pekerja yang melakukan aksi dengan baik dan kondusif. Bahkan saya dapat cicin akik. Ini hadiah yang luar biasa," kata Pakde Karwo.

Pada peringatan Mayday tahun ini, buruh menyampaikan 17 tuntutan, di antaranya penolakan pemberlakuan upah minimum provinsi, penghapusan outsourching, penghapusan PHI (Pengadilan Hubungan Industrial) hingga minta dibuatkan Perda Perlindungan Ketenagakerjaan. Seluruh tuntutan buruh pun disetujui oleh Gubernur. Bahkan, Gubernur Jawa Timur akan memfasilitasi perwakilan buruh untuk menyuarakan ke Jakarta selaku pemangku kebijakkan.

Satu tuntutan yang segera ditindaklanjuti adalah tercetusnya Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Tenaga Kerja. "Perda akan kami dukung. Kami akan fasilitasi dengan dibuatkan naskah akademik melibatkan akademisi, Biro Hukum dan Biro Kesra, serta Disnakertransduk Jatim," kata dia.


(BOB)

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

12 hours Ago

Djarotberjanji akan memperbesar puskesmas dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

BERITA LAINNYA