DK PBB Gagal Hasilkan Resolusi Perdamaian di Yaman

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 02 May 2015 11:51 WIB
krisis yaman
DK PBB Gagal Hasilkan Resolusi Perdamaian di Yaman
Rapat DK PBB tak hasilkan keputusan untuk Yaman (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Rapat darurat Dewan Keamanan PBB (DK PBB) yang digelar Jumat 1 Mei 2015, gagal menghasilkan apapun untuk mengakhir krisis yang semakin parah di Yaman.
 
Rusia mengusulkan rapat tertutup DK PBB sehari setelah Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memperingatkan semua layanan mendasar bagi rakyat di Yaman hampir hancur total.
 
Negara termiskin di kawasan Arab itu semakin kacau menyusul pemberontakan Houthi, yang lalu ditanggapi dengan ofensif udara oleh koalisi pimpinan Arab Saudi.
 
"Ke-14 anggota lain DK PBB tidak mau mendukung resolusi yang diusulkan negaranya. Resolusi itu  sedianya menuntut gencatan senjata atau paling tidak jeda kemanusiaan di Yaman," jelas Churkin, seperti dikutip VOA Indonesia, Sabtu (2/5/2015). 
 
Churkin mengatakan, beberapa anggota dewan meminta waktu untuk berkonsultasi dengan pemerintah mereka. Usulan resolusi Rusia itu juga sedianya meminta dilakukannya perundingan damai yang dipimpin PBB antara pihak-pihak yang berperang di Yaman.
 
Churkin juga mengatakan Amerika Serikat (AS) seharusnya merasa bertanggungjawab atas dampak kemanusiaan karena mereka mendukung gempuran udara oleh koalisi itu. AS sendiri belum berkomentar usai rapat itu.
 
PBB mengatakan, lebih dari 1.200 orang telah tewas dalam konflik di Yaman, yang telah berubah menjadi perang tidak langsung antara Arab Saudi dan Iran, yang mendukung kelompok Houthi.



(FJR)