Jokowi Harus Minimalisir Intervensi dalam Penyidikan

Surya Perkasa    •    Sabtu, 02 May 2015 12:28 WIB
novel baswedan
Jokowi Harus Minimalisir Intervensi dalam Penyidikan
jokowi saat di Solo---Ant/Maulana Surya

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketegangan antara KPK dan Polri kembali muncul pascapenangkapan Novel Baswedan oleh penyidik Bareskrim Polri. Presiden Joko Widodo dituntut sejumlah pihak mengintervensi dan bersikap atas ketegangan tersebut.

Pengamat politik Nico Harjanto mengatakan, Presiden harus meminimalisir intervensi terhadap proses hukum yang dilakukan penyidik Polri terhadap Novel Baswedan.

"Intervensi dalam (penyidikan) polisi itu memang harus diminimalisir," kata Nico dalam diskusi 'Merindukan Reformasi Penegak Hukum' di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (2/5/2015).

Meski diminimalisir, kata dia, intervensi dari Jokowi bukan berarti harus dihilangkan. Intervensi dalam bentuk diskresi (kebijakan-red) juga diperlukan dalam penegakan hukum agar tidak muncul kegaduhan. Hal itu seperti yang dilakukan Jokowi saat memerintahkan Polri tak bertindak kontroversial dengan menahan Novel.

"Polri masih bertanggung jawab langsung terhadap presiden. Presiden pejabat sipil yang masih menaungi polisi. Sehingga terkadang banyak sekali dorongan oleh Presiden bersikap terkait permasalahan dengan Polri," kata Nico.

Kasus pencokokan Novel membuat Presiden Jokowi berang. Jokowi meminta Badrodin membebaskan Novel dan meminta Polri tak bertindak kontroversial.


(TII)