Hari Pendidikan Nasional

Oase Ilmu di 'Pegunungan' Sampah

Gilang Akbar Noviansyah    •    Sabtu, 02 May 2015 14:56 WIB
Oase Ilmu di 'Pegunungan' Sampah
foto: Taufik Rahman

Metrotvnews.com, Bekasi: Riuh suara anak-anak asik bermain terdengar dari balik 'gunung' sampah. Sementera di dalam bilik warna warni, beberapa anak sedang menyimak pelajaran berhitung. 

Beginilah suasana Sekolah Alam Tunas Mulia di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Sekolah yang berdiri 12 tahun silam memang didedikasikan untuk anak-anak pemulung sampah. 

"Dulu awalnya saya ngajar ngaji di sini. Ternyata banyak anak-anak yang nggak sekolah, akhirnya saya dan teman-teman berinisiatif mendirikan sekolah ini," ujar Nadham, salah seorang pendiri sekaligus pengajar Sekolah Alam Tunas Mulia. 

Pada awalnya, bangunan sekolah sederhana ini jauh lebih sederhana. Beratap daun rumbia dan berdinding ayaman bambu. Baru empat tahun kemudian peralatan belajar mengajar dilengkapi berkat bantuan donatur.

"Donatur bahkan sampai ada yang mewakafkan tanahnya," sambung pria asal Cilacap ini.

Hingga saat ini tercatat 150 pemulung belajar Kejar Paket A di sini. Sebagian besar adalah anak-anak, tapi ada juga dewasa yang ingin belajar membaca dan berhitung juga berternak dan berkebun.

Kisah selengkapnya sekolah untuk anak-anak pemulung tersebut bisa Anda saksikan di video ini.


"Untuk anak yang mempunyai semangat dan prestasi, kami bantu dia sampai perguruan tinggi. Kami yang mencari donasi buat uang sekolah," jelas Nadham. 

(LHE)