Ini Ciri-Ciri Sosok Mayat Pria Tergantung di Dekat Gerbatama UI

Ilham wibowo    •    Sabtu, 02 May 2015 16:46 WIB
penemuan mayat
Ini Ciri-Ciri Sosok Mayat Pria Tergantung di Dekat Gerbatama UI
mayat tergantung yang ditemukan di dekat Gerbatama UI Depok. (Foto: MTVN/Mufti Sholih)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penemuan sesosok mayat di dekat Gerbang Utama (Gerbatama) Universitas Indonesia, sempat membuat Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, macet. Mayat lelaki yang diduga berusia 40 tahun itu tergantung di gardu sinyal kereta.

Menurut Kapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kompol Sri Bhayakri, mayat pertama kali diketahui tergantung sekitar pukul 08.30 WIB. Sri merinci, mayat tersebut tak punya kartu identitas.

“Saat ditemukan, korban berambut pendek cepak, umur sekitar 40 tahun, memakai celana panjang warna cream, dengan kaos panjang abu-abu," kata Sri, saat ditemui Metrotvnews.com di Mapolsek Jakarta, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2015).

Polisi telah melakukan olah TKP sosok mayat tergantung ditemukan di pinggir Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tepat dekat Gerbatama UI, Depok.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayakari mengatakan pada pukul 08.30 WIB di lintasan kereta api Srengseng Sawah RT 06 RW 03 Kelurahan Srengseng Sawah, ditemukan lelaki tak bernyawa gantung diri di besi gardu sinyal kereta api dengan menggunakan tali tambang plastik berwarna hijau.

"Korban berambut pendek cepak, umur sekitar 40 tahun memakai celana panjang cream dengan kaos panjang abu-abu," ujar Sri, saat ditemui Metrotvnews.com di Mapolsek Jakarta, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2015)

Mayat tanpa identitas itu menggegerkan warga yang melintas di Jalan Raya Lenteng Agung arah Jakarta, Sabtu pagi. Dari foto yang diterima Metrotvnews.com, jenazah lelaki itu tampak tergantung dengan seutas tali di pinggir rel kereta listrik arah Depok menuju Jakarta.

Jasad itu menggunakan pakaian berwarna hitam gelap lengan panjang, celana panjang berwana cokelat serta sepatu kasual hitam. Mayat yang sudah terbujur kaku itu menjadi pusat perhatian warga yang melintas. Mereka kaget dengan adanya penemuan mayat tersebut. Sebagian warga memberanikan diri untuk mendekat jenazah tersebut.

Sri menjelaskan, polisi tak menemukan identitas diri saat melakukan olah TKP. Kini, jenazah korban sudah dipindah ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk divisum


(TII)