Kisah Allegri dari Pecundang Jadi Pemenang!

Achmad Firdaus    •    Minggu, 03 May 2015 05:38 WIB
juventus 2015--2016liga italia
Kisah Allegri dari Pecundang Jadi Pemenang!
Massimiliano Allegri dilempar ke udara oleh para pemain Juventus usai membawa tim meraih titel scudetto (Foto: AFP/MARCO BERTORELLO)

Metrotvnews.com, Genoa: Massimiliano Allegri kini tengah dielu-elukan seluruh elemen tim dan fan usai membawa Juventus meraih titel scudetto keempat secara beruntun atau yang ke-31 secara keseluruhan. Namun, tahukah Anda apabila Allegri sempat tidak diterima di Juve?

Allegri ditunjuk manajemen Juventus untuk menggantikan Antonio Conte pada awal musim ini. Datang sebagai seorang 'pecundang' karena didepak AC Milan pada pertengahan musim, Allegri sempat tidak diterima fan Juve.

Mereka menilai Allegri tidak pantas menggantikan peran Antonio Conte, pelatih jenius yang sukses memberikan tiga titel scudetto secara beruntun. Gelombang protes pun sempat terjadi di Turin.

Sejumlah Juventini -julukan fan Juventus- menyambutnya dengan cemoohan, lemparan telur, dan makian lainnya, saat Allegri datang ke pusat latihan Juventus. Hal tersebut diungkapkan manajemen klub Juve, Giuseppe Marotta.

"Hari pertama bersama Allegri dan presiden klub (Andrea Agnelli) di dalam mobil, kami disambut dengan cemoohan, lemparan telur, dan juga berbagai makian lainnya, saat datang ke pusat latihan," kenang Marotta. 

Kini, fan yang dulu memaki Allegri bak menelan ludahnya sendiri. Allegri justru tampil sebagai 'pemenang' karena langsung sukses memberikan trofi scudetto di musim pertamanya.

Tak hanya itu, ia juga berpeluang membawa Juve meraih treble winners karena sukses melaju hingga final Coppa Italia dan semifinal Liga Champions.

"Ini merupakan tantangan untuk mengubah hal itu, tapi kami berhasil memenangi scudetto dan juga lolos hingga semifinal Liga Champions. Allegri ialah seorang pemimpin, dan kami sadar bahwa sepak bola modern adalah tentang motivasi dan mengeluarkan potensi maksimal dari sebuah tim dan juga individu pemain," lanjutnya.

"Max (Allegri) menerapkan disiplin dan filosofinya dalam permainan. Dan itu mengantar tim merebut scudetto, semifinal Liga Champions, dan final Coppa Italia. Saya berpikir kami tidak bisa meminta lebih dari ini," tandasnya.

Untuk sementara para pemain Juventus belum bisa merayakan pesta scudetto secara besar-besaran. Pasalnya, mereka masih dituntut menaga konsentrasi karena dalam beberapa hari ke depan akan menjamu Real Madrid di Liga Champions. (Football-Italia)



(ACF)