Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia Gunakan Dua Mata Uang

Intan fauzi    •    Minggu, 03 May 2015 08:34 WIB
Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia Gunakan Dua Mata Uang
Warga tengah membelanjakan mata uang ringgit Malaysia. (Foto: Ant/M Rusman)

Metrotvnews.com, Sebatik: Sebatik, Kalimantan Utara merupakan wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Warganya bahkan menggunakan dua mata uang, yaitu rupiah dan ringgit.

"Di sini pakai rupiah juga ringgit," ujar salah satu warga Indonesia, Haryadi, kepada Metrotvnews.com di Pulau Sebatik, Minggu (3/5/2015).

Haryadi mengatakan, penggunaan mata uang ringgit tak hanya di Sebatik saja, bahkan hingga Tarakan. Menjadi hal lumrah jika warga Sebatik dan sekitarnya suka menggunakan ringgit. Pasalnya, mereka sering berbelanja barang-barang dari Malaysia.

"Warga di sini lebih senang menggunakan ringgit, karena lebih mudah untuk membeli barang-barang dari Malaysia," jelas pria asli Bugis itu.

Kecamatan Sebatik berada di Pulau Sebatik. Pulau itu biasa disebut pulau Dua Tuan karena dihuni oleh dua negara. Kecamatan Sebatik berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia.

Pantauan Metrotvnews.com, penduduk Sebatik mayoritas pendatang dari suku Bugis. Untuk dapat menuju Sebatik bisa menggunakan perahu boat dengan membayar Rp70 ribu atau sekitar RM20.

Di warung kecil di Sebatik banyak ditemukan produk-produk Malaysia. Bagi mereka, mendapatkan produk Malaysia lebih mudah. Jika berbelanja di sana, tak jarang akan mendapat kembalian ringgit.

(MEL)