Ribuan Warga Sulawesi Tengah Tari Modero Massal di CFD

Intan fauzi    •    Minggu, 03 May 2015 08:56 WIB
car free day
Ribuan Warga Sulawesi Tengah Tari Modero Massal di CFD
Ilustrasi tari Modero massal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam rangka hari ulang tahun Sulawesi Tengah ke 51 yang jatuh pada bulan April, 2.500 warga Sulteng berkumpul di bundaran HI sejak pagi. Mereka melakukan jalan santai dan menarikan tari tradisional Sulteng.

"Kami ada jalan santai dan tari modero massal yang berasal dari Kabupaten Poso, Suku Pamona," ujar Gubernur Sulteng, Longki Djanggola kepada Metrotvnews.com di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2015). Tarian tersebut, kata Longki, melambangkan tali persaudaraan yang tak membedakan suku, etnis, dan agama sehingga pas dilakukan dalam acara silaturahmi ribuan warga Sulteng ini.

"Tarian (modero) merupakan tarian yang penuh dengan kedamaian. Dengan tarian itu menandakan tak ada diskriminasi suku, etnis, maupun agama," jelasnya.

Pantauan Metrotvnews.com, ribuan warga Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah (IKST) sudah memadati kawasan Car Free Day di bundaran HI sejak pagi. Mereka sempat mengitari bundaran HI dengan menarikan tari Modero. Ada pula hiburan musik daerah Sulawesi Tengah.

Kata Longki, warga Sulteng yang hadir kali ini berasal dari berbagai daerah. Mereka datang dengan sukarela untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

"Saya yakin bukan dari Sulteng saja, dari Jakarta banyak, lalu Bandung, Jogja, Jabar, Jateng. Hampir semua yang tahu ada kegiatan ini mereka datang tanpa ada paksaan. Itu spontanitas yang luar biasa. Makanya saya jauh dari Palu untuk datang," paparnya.

Acara ini merupakan yang terbesar pertama diselenggarakan oleh IKST. Acara dihadiri oleh Gubernur Sulteng, Wakil Gubernur Sulteng, dan para anggota DPRD Sulteng. Kedepannya, mereka berencana menggelar acara seperti ini rutin setiap tahun.



(MEL)