Korban Gempa Nepal Melintasi Gunung untuk Mendapatkan Bantuan

Meilikhah    •    Minggu, 03 May 2015 11:30 WIB
gempa nepal
Korban Gempa Nepal Melintasi Gunung untuk Mendapatkan Bantuan
Seorang lansia korban gempa Nepal tengah berdoa di bawah reruntuhan kuil yang terkena gempa. (Foto: AP)

Metrotvnews.com, Nepal: Setelah lima hari hidup seadanya, Sukhmaya Tamang (60), akhirnya memiliki selembar plastik untuk menutupi kepalanya. Wanita lansia itu telah berjalan sekitar 20 kilometer beralaskan sandal melintasi gunung untuk mendapatkan bantuan.

Dia bersama ratusan orang yang kebanyakan lansia dan miskin tiba di Balua, posko bantuan terdekat setelah rumahnya yang terletak di pegunungan kecil diguncang gempa berkekuatan 7,8 skala richter beberapa waktu lalu. Dusun tebing Tamang di distrik Gorkha tak dapat diakses kendaraan dan Balua adalah tempat terdekat dari rumahnya yang bisa dilalui kendaraan.

Jumlah helikopter yang terbatas dan cuaca hujan telah menghambat perjalanan mereka menuju posko bantuan.

"Aku telah berjalan empat jam untuk sampai ke sini dan sudah menunggu selama dua hari. Saya tak punya rumah, tak ada makanan, tak ada yang tersisa dan saya tidur di bawah langit terbuka," katanya, di tengah puluhan lansia tunawisma lainnya.

Sementara itu, tetua desa Balua, Shekhar Nath Neopani mengaku terkejut dengan bantuan yang diberikan PBB. Ia mengatakan kebersamaan, saling berbagi dan membantu justru datang di saat seperti ini. Akibat gempa, Nepal diperkirakan menghadapi krisis di berbagai bidang dalam beberapa bulan mendatang. 

Tak hanya soal makanan dan tempat tinggal, Neopani juga merasa miris banyak persoalan yang ditinggalkan usai negaranya diguncang gempa.

"Ada begitu banyak masalah. Tak ada tempat tinggal, bau hewan mati di mana-mana. Tapi kami sangat senang dengan pengiriman bantuan PBB meskipun kami membutuhkan lebih banya," kata Neopani, melansir AP, Minggu (3/5/2015). (AP)


(MEL)