PBB Minta Nepal Ringankan Bea Masuk Bantuan Asing

Willy Haryono    •    Minggu, 03 May 2015 16:02 WIB
gempa nepal
PBB Minta Nepal Ringankan Bea Masuk Bantuan Asing
Petugas menyalurkan paket bantuan dari India untuk korban gempa bumi di Nepal -- AFP / DIPTENDU DUTTA

Metrotvnews.com, Kathmandu: Persatuan Bangsa-Bangsa mendesak Nepal memperingan atau membebaskan bea masuk bantuan negara asing untuk korban gempa bumi.

Kepala Kemanusiaan PBB Valerie Amos mengatakan Nepal wajib mempercepat proses bea masuk untuk paket bantuan asing.

Banyak korban gempa di Nepal belum terbantu karena masih banyak bantuan yang menumpuk di bandara Kathmandu, lebih dari sepekan setelah gempa 7,8 Skala Richter mengguncang pada 25 April.

Amos menyebut telah mengingatkan Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala terkait perjanjian dengan PBB pada 2007 atas proses bea masuk yang sederhana dan cepat saat bencana terjadi.

"Dia (Koirala) telah memastikan hal tersebut terjadi, jadi saya berharap kita akan melihat perkembangan di proses administrasi bea masuk," tutur Amos pada AFP, Sabtu (2/5/2015).

Perwakilan PBB di Nepal, Jamie McGoldrick, meminta pemerintah "tidak menggunakan proses bea masuk yang biasa digunakan di waktu-waktu biasa."

Nepal telah mencabut bea masuk untuk tenda dan terpal, namun juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nepal Laxmi Prasad Dhakal menegaskan semua benda lainnya dari luar negeri harus diperiksa.


(WIL)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

15 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA