Muhammadiyah: 1 Ramadan 18 Juni, 1 Syawal 17 Juli

Puput Mutiara    •    Senin, 04 May 2015 12:25 WIB
ramadan
Muhammadiyah: 1 Ramadan 18 Juni, 1 Syawal 17 Juli
Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Muti. Foto: M Irfan/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengumumkan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1436 Hijriyah. Penentuan itu sesuai dengan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

"Berdasarkan hasil hisab, PP Muhamamdiyah menetapkan tanggal 1 Ramadan 1436 H jatuh pada hari Kamis, 18 Juni 2015. Kemudian 1 Syawal jatuh pada hari Jumat, 17 Juli 2015," ungkap Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu'ti saat dihubungi Media Indonesia, Senin (4/5/2015).

Hal itu tertuang di dalam Maklumat PP Muhammadiyah No.01/MLM/1.0/E/2015 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1436 Hijriyah. Dijelaskan, bahwa ijtimak (posisi bulan dan matahari bertemu) jelang Ramadan terjadi pada hari Selasa Legi, 16 Juni 2015. Tinggi hilal malam itu -2,15 derajat, artinya saat matahari terbenam, hilal berada di bawah ufuk (hilal belum wujud) dan tidak bisa dilihat.

Meskipun tidak bisa dilihat oleh mata kepala manusia di lapangan, hasil perhitungan Muhammadiyah di atas kertas telah menetapkan, berapapun ketinggiannya kalau hilal sudah di atas ufuk berarti sudah masuk bulan baru.

"Karena menghitung berdasarkan hisab, kapanpun itu dilakukan hasilnya akan sama. Di dalam Alquran hal itu sudah pasti, dengan kita melihat peredaran bulan, bumi, dan matahari," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Urais Kementerian Agama Mochtar Ali mengatakan, hasil hisab Muhammadiyah yang saat ini diumumkan sama dengan yang tertera di dalam kalender 2015 hasil ketetapan pemerintah.

Kendati begitu, menurutnya, keputusan nantinya akan tetap dibahas melalui sidang isbat dengan melibatkan pemerintah serta ormas keislaman lainnya. Selain itu juga akan dilakukan verifikasi dengan menyesuaikan dari pemantauan di lapangan (rukyat).

"Karena ini masalah ibadah, jadi harus yakin dan tidak boleh ada keragu-raguan. Kita akan tetap lakukan verifikasi lagi nanti," ucapnya.

Dihubungi secara terpisah, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masdar Farid Mas'udi enggan menanggapi hal tersebut. Menurutnya, hingga tiba waktunya nanti masyarakat cukup melihat sesuai jadwal yang ada di kalender.


(KRI)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

14 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA