Kabareskrim: Kemungkinan Tersangka Kasus UPS Bertambah

Githa Farahdina    •    Senin, 04 May 2015 14:31 WIB
korupsi ups
Kabareskrim: Kemungkinan Tersangka Kasus UPS Bertambah
Kabareskrim Komjen Budi Waseso

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim Mabes Polri akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat penyimpan daya listrik atau uninterruptible power supply (UPS) yang dianggarkan dalam APBD Perubahan DKI 2014.

Kabareskrim Komjen Budi Waseso mengatakan, proses hukum kasus UPS masih berjalan. Bareskrim berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk pemeriksaan saksi PNS di bawah Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama.
 
"Kemungkinan akan ada tersangka baru. Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, kami akan koordinasi dengan Ahok untuk memeriksa beberapa karyawan atau petugas di kantor DKI," kata Budi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2015).
 
Ia mengungkapkan, bukan tak mungkin Ahok akan diminta datang sebagai saksi. Sebab, sudah banyak yang telah dievaluasi penyidik dari alat bukti dan keterangan saksi. "Sudah berkembang, kemungkinan ada tersangka tambahan," ujarnya.
 
Sayangnya, Budi enggan menyebut berapa orang calon tersangka baru kasus UPS. "Kami tidak bisa serta merta menetapkan seseorang jadi tersangka. Saya tak tahu persis tapi bisa lebih dari satu, nanti ya," katanya.
 
Seperti diketahui, Bareskrim telah menetapkan dua pejabat DKI sebagai tersangka, Alex Usman dan Zainal Soleman.
 
Tak hanya itu, Bareskrim Polri juga telah memanggil dan memeriksa dua anggota DPRD DKI Abraham Lunggana dan Fahmi Zulfikar sebagai saksi. Seperti diketahui, Lulung menjabat sebagai koordinator Komisi E yang membidangi pendidikan pada 2014 lalu. Sedangkan Fahmi menjabat sebagai Sekretaris Komisi E.
(FZN)

Melihat Kemana Arah Suara Agus-Sylvi

Melihat Kemana Arah Suara Agus-Sylvi

11 minutes Ago

Kontestasi Pilkada Jakarta kian memanas setelah hampir dipastikan proses pencarian Gubernur DKI…

BERITA LAINNYA