Seorang Warga Depok Tewas karena DBD

   •    Senin, 14 Jan 2013 00:35 WIB
Seorang Warga Depok Tewas karena DBD

Antara/Fanny Octavianus/vg

Metrotvnews.com, Depok: Seorang warga Kota Depok, Jawa Barat, meninggal dan belasan lainnya dinyatakan positif menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Ada belasan orang warga yang menderita DBD dan satu orang meninggal Januari 2013," ujar Ketua RW 004 Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Saidih, Minggu (13/1).

Pernyataan tersebut disampaikan Saidi dihadapan Ketua DPRD Kota Depok Rintis Yanto dan anggota Komisi D DPRD Kota Depok Ayi Nurhayati saat menjenguk pasien penderita DBD di lingkungan RW 04 Kelurahan Cinangka.

Menurut Saidih, belasan penderita DBD saat ini sedang menjalani peratawan intensif di Puskesmas maupun rumah sakit. Ia mengatakan, agar penyakit yang mematikan itu tidak menyebar, pihak RW sudah melakukan pengasapan (fogging) untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang memmabawa virus penyakit demam berdarah

"Pengasapan fokus pada kawasan yang diketahui terdapat penderita demam berdarah. Namun langkah itu hanya untuk mematikan nyamuk dewasa sedangkan jentiknya masih hidup," terangnya.

Rintis Yanto meminta masyarakat agar bahu membahu menjaga kebersihan lingkungan. "Kami mengimbau kepada masyarakat selalu menjaga lingkungan sekitar," kata Rintis.

Khusus mencegah penyakit DBD yang berkembang di Kelurahan Cinangka khusunya lingkungan RW 04, Rintis mengatakan, langkah yang efektif mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti adalah melakukan gerakan 3 M yakni, menutup, menguras, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menimbulkan genangan air.

"Saya kira dengan melalui 3 M nyamuk Aedes Aegypti tak akan bisa berkembang biak. Gerakan 3 M efektif menghilangkan genangan air yang menjadi tempat bersarang dan berkembangnya nyamuk sehingga tidak sampai membesar dan dewasa," paparnya.

Ayi Nyurhayati mengaku prihatin dengan musibah yang menimpa warga RW 04 Kelurahan Cinangka. Ia berjanji segera memberikan bantuan mesin fogging untuk tiap kelurahan di wilayah Kecamatan Sawangan. "Kami tentunya sangat prihatin dengan musibah ini. Setelah chikungunya, kini DBD yang datang," ujarnya. (KG/OL-04)