Reshuffle Kabinet Kerja Dinilai Prematur

Astri Novaria    •    Selasa, 05 May 2015 08:49 WIB
kabinet kerja
<i>Reshuffle</i> Kabinet Kerja Dinilai Prematur
Ketua Fraksi Partai Hanura DPR, Syarifuddin Sudding--MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Fraksi Partai Hanura DPR, Syarifuddin Sudding mengatakan keputusan untuk merombak kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Namun usia enam bulan menteri kabinet kerja dinilai terlalu prematur untuk dirombak.

"Menilai berhasil atau tidak terlalu dini kalau enam bulan. Saya kira sewajarnya itu satu tahun. Tapi kalau mau melakukan perombakan, silakan saja dilakukan Presiden dan Wakil Presiden," kata Syarifuddin Sudding, di Jakarta, Senin (4/5/2015).

Saat ditanya lebih lanjut apabila menteri yang dirombak berasal dari partainya ia enggan menjawab. "Saya tidak ingin berandai-andai," pungkasnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengisyaratkan akan dilakukan perombakan di kabinet kerja. Menurutnya, ada ketidaksesuaian penempatan beberapa figur menteri di Kabinet Kerja.

"Ya, karena banyak perlu peningkatan kinerja, tentu dibutuhkan orang-orang yang sesuai dengan kemampuannya," kata JK, Senin (4/5/2015).

JK enggan menjawab secara rinci, kapan perombakan akan dilakukan. "Ya, tentu dalam waktu ke depan ini lah," ucap JK.


(YDH)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

13 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA