Kasus Hercules, BIN Diminta Turun Tangan

- 14 Januari 2013 10:22 wib
<p><span class=Hercules R Marsal--MI/M Irfan/rj

" />

Hercules R Marsal--MI/M Irfan/rj

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi I DPR Susaningtyas Kertopati mengimbau agar Timor Leste berpikir dua kali menangkap Ketua Umum GRIB Rosalia Marshal alias Hercules. Jangan sampai rencana itu merusak hubungan diplomasi dua negara.

"Bukankah sesungguhnya apa yang terjadi pada masa lampau sebelum kemerdekaan mereka sangat kontekstual?” kata politikus yang akrab dipanggil Nuning kepada Metrotvnews.com, Senin (14/1).

Menurut Nuning,  wajar jika ada sebagian warga Timor Timur yang pro-integrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia berjuang agar tidak lepas dari Indonesia. Begitu juga sebaliknya.

"Ya sudah seyogyanya tak ada lagi dendam dan upaya politis untuk mengoyak hubungan diplomasi dengan NKRI,” kata dia.

Upaya Indonesia mempertahankan Timor Leste dahulu adalah hal wajar sebagai negara yang berdaulat. Ia pun menyarankan agar Badan Intelijen Negara turun tangan.

"Sebaiknya pihak BIN juga kerahkan anggotanya untuk memperoleh data intelijen yang akurat mengapa Timor Leste inginkan menangkap mereka lagi,” tandasnya.(Andhini)

()

ANT/M Agung Rajasa

DPW masih Tunggu Jawaban DPP PPP

17 April 2014 22:50 wib

SURAT yang ditujukan bagi Suryadharma tidak sedikitpun mengindikasikan gerakan makar.