PN Jaksel Putuskan Christoper 'Outlander Maut' Jadi Tahanan Kota

Deny Irwanto    •    Selasa, 05 May 2015 13:08 WIB
tabrakan outlander
PN Jaksel Putuskan Christoper 'Outlander Maut' Jadi Tahanan Kota
Mobil Outlander ringsek--Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan mengalihkan status terpidana Christopher Daniel Sjarief menjadi tahanan kota. Artinya, Christopher bebas beraktifitas di Ibu Kota.
 
Christopher adalah pengemudi Mitsubishi Outlander putih B 1658 PJE yang menyebabkan empat orang meninggal akibat kecelakaan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa 20 januari 2015 lalu.
 
"Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menimbang sesuai dengan Pasal 31 KUHAP, menetapkan pengalihan penahanan terdakwa menjadi tahanan kota ‎sampai tanggal 31 Juli 2015," kata ketua Majelis Hakim Made Sutisna di ruang sidang Pengadilan Negeri, Jakarta selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (5/5/2015).
 
Tahanan kota diberikan karena telah terjadi perdamaian pihak terdakwa ‎dan para korban. Sebelumnya Christoper merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. "Ada jaminan dari pihak keluarga, terdakwa tak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," ujarnya.
 
Dalam sidang kedua yang beragendakan eksepsi ini, terdakwa Christopher ikut dihadirkan. ‎Saat mendengarkan keputusan hakim, dirinya tampak duduk dengan tenang. Begitu sidang dinyatakan ditunda, Christopher bersama petugas pengadilan dan kuasa hukum langsung bergegas meninggalkan ruang sidang.
 
"Persidangan akan kembali dilanjutkan pada 19 Mei dengan agenda penuntut umum menyampaikan pendapatnya," tandas Made.
 
Dalam sidang pertamanya pada tanggal 28 April lalu, Jaksa Penuntut Umum menuntut Christopher dengan Pasal 310 dan 311 UU Lalu lintas dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
 
Seperti diketahui, dari hasil pemeriksaan penyidik Polda Metro dan Polres Jakarta Selatan, pelaku diketahui anak pengusaha kaya di Jakarta. "Pengusaha properti real estate bernama Krishnan Syarif," kata Kombes Martinus Sitompul yang saat itu menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, Selasa 27 Januari 2015.
 
Cris yang lahir di Singapura terbiasa hidup bebas selama tinggal di Amerika sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di San Francisco.
 


(FZN)