Taufik: Banyak Pejabat Pemprov DKI Terlibat Kasus UPS

Wanda Indana    •    Selasa, 05 May 2015 13:23 WIB
korupsi ups
Taufik: Banyak Pejabat Pemprov DKI Terlibat Kasus UPS
UPS yang tersebar di sekolah (Foto:Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat penyimpan daya listrik uninterruptible power supply (UPS) yang dianggarkan dalam APBD Perubahan DKI 2014 dinilai banyak melibatkan pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Polisi diminta cermat mencari oknum pejabat yang diduga terlibat.
 
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menduga, Alex Usman dan Zainal Soleman tidak sendiri melakukan korupsi. Ia meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama kooperatif dan mendukung penyelidikan kasus ini.
 
"Analisa saya banyak pejabat SKPD yang ikut terseret dalam kasus ini. Saya mengimbau Gubernur ikut mendorong penyelidikan terhadap anak buahnya. Semua pejabat SKPD yang terlibat harus diperiksa," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (5/5/2015).
 
Politikus Gerindra itu juga mendukung penyidik Bareskrim Polri memanggil dan memeriksa anggota DPRD DKI lainnya terkait kasus UPS. Namun, dia belum mengetahui siapa saja anggota dewan lainnya yang akan diperiksa selain Abraham Lunggana dan Fahmi Zulfikar.
 
"Sampai detik ini saya belum tahu siapa-siapa saja yang akan dipanggil. Baru saudara sekaligus sahabat saya Haji Lulung dan Fahmi. Saya mendukung penuh pengungkapan kasus ini. Apalagi ini kasus besar.Tapi kita juga harus mengedepankan praduga tidak bersalah," tutup Taufik.
 
Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim sudah menetapkan dua pegawai negeri sipil sebagai tersangka, yakni mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zainal Soleman.
 
Mabes Polri menyatakan kasus tindak pidana korupsi pengadaan UPS bagi 49 sekolah di Jakarta Pusat dan Barat, mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 50 miliar lebih.


(FZN)