Dunia Usaha Minta Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur

Husen Miftahudin    •    Selasa, 05 May 2015 13:51 WIB
infrastruktur
Dunia Usaha Minta Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur
Ilustrasi. Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini merosot ke posisi 4,71 persen. Padahal pada kuartal IV tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 5,02 persen.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perindustrian Sudirman M Rusdi mengatakan, pemerintah seharusnya memulai pembangunan infrastruktur untuk mencegah kembali terjadinya pelemahan ekonomi yang lebih drastis. Pasalnya, dengan segera melakukan pembangunan infrastruktur, maka semua sektor akan kembali bergeliat, salah satunya adalah sektor otomotif.

"Kami berharap ekonomi tumbuh dengan pemerintah membangun infrastruktur. Jika itu berjalan, maka sektor industri otomotif untuk truk-truk besar akan bangkit lagi," ujar Sudirman ditemui di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto Kav 71-72, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2015).

Saat ini, tutur dia, penjualan truk-truk komersial sangat tertekan karena perlambatan ekonomi. Bulan-bulan sebelumnya, sebut dia, penjualan truk-truk komersial mencapai angka 100 ribu unit per bulannya.

"Namun pada bulan April kemarin kami memproyeksikan penjualan truk-truk komersial sekitar 91 ribu unit," papar dia.

Hal ini diperparah dengan hadirnya kendaraan low cost green car (LCGC) dan kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2). Hal itu menekan laju pertumbuhan kendaraan komersial yang diprediksi bakal terus menurun hingga angka 90 ribu unit.

Maka itu, dia berharap pemerintah segera memulai pembangunan infrastruktur agar sektor industri semakin kuat dan kompetitif. "Kita terus mendorong agar pemerintah segera melakukan pembangunan infrastruktur," pungkas Sudirman.


(WID)