Alex Usman Batal Buka-bukaan Perkara UPS

Githa Farahdina    •    Selasa, 05 May 2015 14:58 WIB
kasus korupsi
Alex Usman Batal Buka-bukaan Perkara UPS
Ahmad D.J. Affandi dan Eri Rossatria, pengacara Alex, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2015).MTVN/Githa Farahdina

Metrotvnews.com, Jakarta: Alex Usman batal buka-bukaan terkait kasus pengadaan uninterruptible power supply (UPS). Sebelumnya dia mengatakan, banyak anggota DPRD DKI terlibat kasus ini.

Alex sedianya diperiksa, Selasa (6/5/2015). Tapi tak jadi karena penyidik sedang rapat.

"Jadi hari ini tidak jadi diperiksa. Penyidik lagi rapat," kata Ahmad D.J. Affandi dan Eri Rossatria, pengacara Alex, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Menurut keduanya, pemeriksaan kliennya dijadwal ulang. Bisa besok atau lusa.


Alex Usman ketika ditangkap penyidik Bareskrim Polri.MI/Reno Esnir

Ahmad dan Eri kompak mengunci mulut ketika dicecar wartawan seputar dugaan keterlibatan anggota DPRD DKI dalam kasus UPS. "Soal itu no comment dululah, kita tunggu pemeriksaan berikutnya," keduanya mengelak.

Keduanya juga tak mau berspekulasi apakah anggota Dewan yang dimaksud Alex adalah Abraham Lunggana alias Lulung. Padahal, Lulung sudah dua kali diperiksa dalam kasus ini.

"(Pokoknya) Ada banyak anggota Komisi E yang terlibat. Bukan hanya berapa," kata Eri.

Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka dalam kasus UPS: Alex Usman dan Zainal Soleman. Alex sudah beberapa kali diperiksa, sebaliknya Zainal sampai berita ini disusun belum sekali pun `dijamah`.

Jumlah tersangka kasus ini besar kemungkinan bertambah. Kabareskrim Komjen Budi Waseso mengatakan, dalam waktu dekat tiga orang lain jadi tersangka. Siapa mereka? Budi belum mau menyebutkan.


Kabareskrim Komjen Budi Waseso.MI/Atet Dwi Pramadia

Kasus UPS meledak setelah Gubernur DKI Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama ngamuk karena ada dana siluman dalam RAPBD DKI 2015. Jumlahnya ratusan miliar rupiah.

Ahok menuding, dana siluman `mainan` anggota Dewan. Menurut dia, kejahatan model ini sudah berlangsung lama.


(ICH)