Suntik Dana, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diharap Naik

Mufti Sholih    •    Selasa, 05 May 2015 15:25 WIB
pertumbuhan ekonomi
Suntik Dana, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diharap Naik
Ilustrasi -- FOTO: MI/Atet Dwi Permana

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan berharap pertumbuhan ekonomi kuartal II-2015 bisa merangkak naik. Sebab, pemerintah sudah menggelontorkan sejumlah dana untuk masyarakat kurang mampu.

"Dengan ada dana masyarakat kurang mampu turun, dan dana untuk desa Rp60 triliun akan turun, dan infrastruktur jalan, kita harapkan kuartal dua dan tiga bisa lebih baik lagi," kata Luhut, di Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2015).

Menurut Luhut, banyak penyebab pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 4,71 persen. Salah satunya, dana-dana untuk masyarakat kurang mampu dan program pemerintah belum turun.

"Maka Presiden keliling, dana Rp29 triliun untuk jalan, infrastruktur sudah mulai mengucur dan Rp45 triliun untuk perhubungan sudah mulai mengucur," imbuh dia.

Dengan turunnya dana tersebut, kata Luhut, pemerintah optimistis terjadi pertumbuhan yang lebih signifikan.

"Kita melihat itu suatu sinyal baik. Dipicu dengan penerimaan pajak tidak melorot banyak, tenyata dari lapornya per hari ini, penerimaan pajak nonmigas masih lebih baik Rp10 triliun dibandingkan tahun lalu," sebut dia.

Sekadar diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2015 sebesar 4,71 persen. Angka ini turun 0,5 persen dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 5,21 persen.

BPS mencatat tiga penyebab utama perlambatan ekonomi pada kuartal I-2015 ini. Faktor pertama adalah perlambatan ekonomi yang juga dialami negara mitra dagang utama Indonesia. Faktor kedua melemahnya harga minyak dunia yang dinilai juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Terakhir, kinerja ekspor dan impor yang turun pada kuartal I-2015.


(AHL)