Calon Panglima TNI, Kasal: Saya Siap Jika Dipercaya

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 05 May 2015 15:26 WIB
tni
Calon Panglima TNI, Kasal: Saya Siap Jika Dipercaya
Laksamana TNI Ade Supandi (tengah) mengikuti Upacara Sertijab Komandan Korps Marinir TNI AL, Selasa 28 April 2015. Antara Foto/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Masa bakti Jenderal Moeldoko di TNI akan habis Juli tahun ini. Semua kepala staf angkatan berpeluang menggantikan Moeldoko menjadi Panglima TNI.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana Ade Supandi mengaku siap jika Presiden Joko Widodo mempercayakan posisi tertinggi di TNI itu kepadanya.

"Saya siap kalau dipercaya," tegas Ade di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2015).

Ade menegaskan semua keputusan merupakan hak prerogatif Presiden. Dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, disebutkan bahwa menunjuk panglima TNI hak prerogatif Presiden. "Tidak (harus giliran)," tukasnya.

Panglima TNI sebelumnya berasal dari satuan yang berbeda. Jenderal Moeldoko berasal dari TNI AD. Periode sebelumnya, KSAL Laksamana Agus Suhartono menjadi orang nomor satu di militer. Artinya jika digilir, panglima TNI setelah Moeldoko dari Angkata Udara.

Agus Supandi lahir di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, 26 Mei 1960. Ia mengawali pendidikan militer pada 1983.

Sebelum menjadi Kasal, ia diberi amanah di antaranya memimpin Komando Armada RI Kawasan Timur, Asrena Kasal, dan Kasum TNI.



Ade Supandi di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Senin 12 Januari 2015. Antara Foto/Prasetyo Utomo


31 Desember 2014, suami Endah Esti Hartanti Ningsih itu ditunjuk sebagai Kasal berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 92/TNI/2014 yang ditandatangani Presiden Jokowi. Ia tercatat sebagai pejabat Kasal ke-25.


(TRK)