Menkumham: Bandar Dimiskinkan, Hartanya untuk Berantas Narkoba

Al Abrar    •    Selasa, 05 May 2015 18:50 WIB
narkoba
Menkumham: Bandar Dimiskinkan, Hartanya untuk Berantas Narkoba
Yasonna Laoly. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mendesak penggunaan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bagi bandar narkoba. Dengan UU tersebut, harta bandar yang dihasilkan dari kejahatan narkoba bisa dirampas untuk negara.

Harta gembong yang dirampas atau disita untuk negara bisa digunakan untuk pemberantasan narkoba. "Hartanya (bandar narkoba) dirampas dan nanti bisa disita digunakan untuk pemberantasan, mendukung pemberantasan narkoba," kata Yasonna, di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2015).

Apalagi, sambung Yasonna, dana pemerintah untuk pemberantasan narkoba terbatas.

"Jadi dana itu bisa kita pakai gunakan langsung untuk penguatan, karena kita terbatas dananya. Ini segera," ujar Yasonna.

Terkait barang bukti, Yasonna mengatakan barang sitaan narkoba, sesuai dengan perundangan-undangan segera dimusnahkan.

"Barang bukti narkoba sesuai ketentuan perundangan, segera dimusnahkan," tukasnya.

Pemerintah, kata Yasonna juga akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terkait pemberantasan narkoba.

"Bila perlu Perppu untuk ketentuan perundang-undangan untuk memiskinkan, ya kita akan gunakan TPPU nya, semua harta bandar narkoba itu dimiskinkan supaya dia tidak punya jaringan lagi," tukas Yasonna.


(KRI)