Wasiat Asli Tulisan Tangan Aksyena

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 05 May 2015 22:13 WIB
pembunuhan
Wasiat Asli Tulisan Tangan Aksyena
Polisi mengevakuasi mayat seorang pemuda dari Danau Kenanga, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/3/2015) -- Antara / /Indrianto Eko Suwarso

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolres Kota Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah, memastikan surat wasiat milik Akseyna Ahad Dori adalah asli tulisan tangannya sendiri.

"Iya itu tulisan Aksyena, itu identik dengan tulisan Aksyena," kata Subarkah saat dihubungi Metrotvnews.com di Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Dalam surat tersebut, tertulis 'Will not return for please dont search for existence, my apologies for everything eternally.' Aksyena menyatakan tidak akan kembali dan meminta jangan ada yang mencari keberadaannya. Selain itu, Mahasiswa jurusan Biologi Universitas Indonesia ini pun meminta maaf kepada semua orang.

Mantan Kasat Brimob Polda Sumatera Utara ini menegaskan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait adanya paksaandalam menulis surat tersebut.

"Ada paksaan atau tidak, itu dari kondisi psikologis masih kita periksa bagaimana psikologisnya saat menulis. Itu juga masih kita lidik," imbuh dia.

Sebelumnya, Polresta Kota Depok tak menampik dugaan pembunuhan dalam kasus Aksyena. "Kita masih lidik. Kita belum mengarah-ngarah," ucap Subarkah.

Aksyena ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga UI, 28 Maret 2015 lalu. Korban ditemukan dengan kondisi tubuh dibebani batu yang ada dalam tas punggungnya. Hasil otopsi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menemukan sejumlah luka memar pada tubuh Aksyena yang diduga akibat benturan benda tumpul.

 


(Des)