Libya Tegang, Harga Minyak Menanjak

Antara    •    Rabu, 06 May 2015 08:31 WIB
minyak mentah
Libya Tegang, Harga Minyak Menanjak
Ilustrasi kilang minyak -- FOTO: Reuters/Axel

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak AS melonjak di atas USD60 per barel untuk pertama kalinya tahun ini pada Selasa (Rabu pagi WIB). Kenaikan ini terjadi karena adanya laporan meningkatnya ketegangan di produsen minyak Libya sehingga memicu momentum bullish.

AFP melansir, Rabu, 6 Mei, harga patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni melonjak USD1,47 menjadi USD60,40 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik USD1,12 menjadi USD67,52 per barel di perdagangan London.

"Sudah kuat sepanjang hari. USD60 adalah tingkat psikologis yang dapat dikalahkan," tutur John Kilduff, mitra pendiri Again Capital.

Kilduff dan analis lainnya mengutip laporan bahwa aksi protes di Libya telah menutup pengiriman minyak ke pelabuhan di bagian timur negara Afrika Utara itu. Menurut dia, berita dari Libya menjadi katalis yang secara mendasar dibutuhkan.

Dia mengatakan harga minyak juga terangkat oleh kekhawatiran tentang stabilitas di Timur Tengah lebih luas, karena perselisihan yang sedang berlangsung di Yaman dan berita bahwa pasukan angkatan laut AS telah mulai
menyertai kapal AS di Selat Hormuz, setelah Iran menyita kapal sebuah kargo.

Tetapi analis Citi Futures Tim Evans mencatat bahwa para pedagang minyak umumnya telah berada dalam pola pikir yang lebih bullish sejak harga minyak mentah AS jatuh di bawah USD45 per barel pada pertengahan Maret.

Laporan persediaan minyak AS pada Rabu bisa memberikan momentum kenaikan lebih lanjut mengingat reaksi terhadap laporan persediaan baru-baru ini, di mana setiap penurunan kecil dalam produksi atau bahkan pelambatan di tingkat akumulasi stok dianggap sebagai bullish.


(AHL)

Jakarta Kembali ke Titik Nol

Jakarta Kembali ke Titik Nol

5 hours Ago

Di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, bangunan liar permanen dan semipermanen kembal…

BERITA LAINNYA