Dipanggil Presiden, Menpora Siap Laporkan Soal PSSI

Mufti Sholih    •    Rabu, 06 May 2015 11:35 WIB
pssi dibekukan
Dipanggil Presiden, Menpora Siap Laporkan Soal PSSI
Suporter klub sepak bola Persija Jakarta, Jakmania melakukan aksi "Selamatkan Sepak Bola Indonesia" di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (5/5). Mereka meminta agar Presiden Joko Widodo turun tangan menyelesaikan problem persepakbolaan Indonesia.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana, Rabu (6/5/2015). Imam menduga Presiden meminta dirinya melaporkan soal pembekuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Enggak tahu nih, dipanggil Presiden. Saya enggak tahu materinya. Mungkin saja (terkait PSSI), karena itu menjadi domain Kemenpora," kata Imam di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu siang.

Menurut Imam, dirinya siap melaporkan jika memang Presiden meminta laporan soal PSSI dan juga pembekuannya. Dia pun mengaku siap menjalankan arahan Presiden terkait rencana pembekuan dari FIFA.

"Saya akan laporkan kalau itu yang diminta beliau. Kita akan sampaikan semua kepada beliau. Perintah beliau seperti apa akan kami sampaikan," imbuh dia.

Hal lain yang juga akan dilaporkan Imam adalah tim transisi yang dibentuk Kemenpora. Rencananya, tim diumumkan siang ini. "Jam 11 mereka konpers," sebut dia.

Sementara soal wacana pemberhentian Liga Indonesia, Imam mengaku hal itu tak boleh dilakukan PSSI. Sebab, pemberhentian akan membikin banyak pihak kecewa, termasuk pemain.

"Harus jalan, enggak boleh berhenti. Makanya kalau PSSI menghentikan itu semua kecewa."

"Semoga (klub) tidak (menolak bergabung). Mereka butuh (liga) kok. Tak hanya klub, penonton, sponsor, dan tentu masyarakat Indonesia. Yang lebih butuh pemain, segar dan bugar tentunya," tegas dia.

Kemenpora membekukan kepengurusan PSSI pada 17 April lalu. Pembekuan dilakukan setelah PSSI tetap mengikutsertakan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia. Pembekuan ini membuat LSI yang baru melangsungkan dua pertandingan harus dihentikan sementara.

 


(UWA)