LPDB Gandeng Jamkrindo Jaminkan Aset Kredit

Antara    •    Rabu, 06 May 2015 16:18 WIB
perum jamkrindo
LPDB Gandeng Jamkrindo Jaminkan Aset Kredit
Ilustrasi UKM (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menggandeng Perum Jamkrindo untuk melakukan kerja sama penjaminan aset kredit.

"Ini sudah ditunggu banyak pihak. Pak menteri sudah menginginkan. Begitu juga dari Komisi VI dan XI DPR-RI juga sudah mendorong untuk melakukan penjaminan dana," kata Direktur Utama LPDB Kemas Danial, di Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Ia menjelaskan, melalui kerja sama tersebut LPDB dapat menyelesaikan kredit bermasalah melalui penjaminan dari Jamkrindo, yang dalam hal ini berfungsi sebagai Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN).

"LPDB dalam menyelesaikan kredit bermasalah tidak diselesaikan sendiri, tapi sudah ada prosedurnya melalui PUPN. Jadi PUPN itulah yang akan menagih semua aset yang dijaminkan kreditur (koperasi)," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam kerja sama tersebut dijelaskan skema penjaminan kredit akan dibebankan kepada Jamkrindo sebesar 70 persen, sedangkan LPDB akan menanggung 30 persen. Kerja sama tersebut merupakan sebuah terobosan dalam rangka upaya mitigasi resiko penyaluran dana bergulir, karena dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berdasarkan data yang ia paparkan, hingga 5 Mei LPDB telah menyalurkan dana sebesar Rp5,78 triliun kepada lebih dari 688 ribu UMKM melalui 3.975 mitra di seluruh Indonesia. Pada 2015, LPDB menargetkan penyaluran dana bergulir mencapai Rp2,35 triliun, dan akan disalurkan kepada 174 ribu UMKM melalui 940 mitra.

"LPDB sudah berjalan delapan tahun, esensinya memang bergerak sebagai stimulus kepada UMKM. Apalagi ada keinginan dari presiden untuk pertumbuhan ekonomi 6,7 persen. Jadi harus mendukung semua bidang unggulan," pungkasnya.


(ABD)