Hipmi Desak Pemerintah Perkuat Industri Kreatif Atasi Pelemahan Ekonomi

Antara    •    Rabu, 06 May 2015 18:32 WIB
industri kreatif
Hipmi Desak Pemerintah Perkuat Industri Kreatif Atasi Pelemahan Ekonomi
Ilustrasi industri kreatif (Foto: MI/ANGGA YUNIAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyatakan pemerintah perlu memperkuat industri kreatif di Tanah Air, terutama kelas menengah yang merupakan pasar kuat industri kreatif guna mengatasi pelemahan ekonomi yang dinilai sedang terjadi pada saat ini.

"Kelas menengah ini merupakan pasar yang kuat bagi 16 subsektor industri kreatif nasional. Sebab, pasar kelas menengah ini tidak gampang terpengaruh oleh inflasi dan daya adaptif mereka sangat kuat," kata Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, Kesehatan, dan Telekomunikasi Hipmi Yaser Palito, dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Menurut data Hipmi, secara sektoral pertumbuhan industri kreatif nasional 2014 mencapai 10 persen dan industri ini diperkirakan dapat masuk dalam tiga besar kontributor untuk Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara nilai ekspor produk industri kreatif sepanjang 2013 mencapai USD10 miliar.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kontribusi ekspor industri kreatif baru menyumbang 0,68 persen dari total ekspor nasional. "Bandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand yang rata-rata di atas satu persen," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak mengatakan, industri kerajinan merupakan salah satu industri kreatif yang memberikan sumbangan besar terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi nasional dan dapat menjadi kunci dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEANMEA). 

"Ekspor produk kerajinan ke ASEAN selama lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan 14,11 persen dengan nilai USD27,8 juta pada 2014," ujar Nus.

Selain itu, lanjut Nus, kunci bagi industri kreatif dalam negeri salah satunya melalui inovasi dan kejelian melihat kecenderungan pasar, serta terus meningkatkan kualitas produk. Ekspor kerajinan Indonesia pada 2014 tumbuh sebesar 3,76 persen dengan nilai USD694,34 juta dan tren positif sebesar 2,63 persen.



(ABD)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

7 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA