JK Minta Penyelundup Satwa Langka Dihukum

Dheri Agriesta    •    Rabu, 06 May 2015 19:48 WIB
binatang langka
JK Minta Penyelundup Satwa Langka Dihukum
Wakil Presiden Jusuf Kalla (foto: antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla geram dengan modus baru penyelundupan binatang langka dengan cara dimasukkan ke dalam botol air mineral.

"Tentu tidak boleh, yang kayak begitu harus dilindungi," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2015) petang.

JK menyebut pengawasan di beberapa titik, seperti bandara dan pelabuhan, harus diperketat. Agar, lanjut JK, penyelundupan hewan-hewan yang dilindungi tak lagi terulang.

Sementara untuk pelaku penyelundupan, kata JK, tak cukup diganjar dengan peringatan. JK menyebut hukuman harus diberikan karena pelanggaran yang dilakukan.

"Bukan peringatan, tapi dihukum. Ini kan pelanggaran," tandasnya.

Seperti diketahui, polisi meringkus pelaku penyelundupan burung-burung eksotis yang dilindungi. Sebanyak 21 ekor kakaktua jambul kuning itu dimasukkan ke dalam botol air mineral berhasil diselamatkan pihak berwajib.

"Kami menerima informasi ada penyelundupan satwa dilindungi. Ternyata benar, kami amankan seseorang membawa kakaktua di KM Tidar saat sandar di dermaga," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Aldy Sulaiman kepada wartawan, Senin (4/5/2015).

Ia menjelaskan, ada 22 ekor burung kakaktua jambul kuning dan seekor bayan hijau yang disita. Seorang yang turut diamankan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.


(ALB)