Ketidakpuasan Publik Merata, Saatnya Menteri Di-Reshuffle

Surya Perkasa    •    Rabu, 06 May 2015 22:44 WIB
reshuffle kabinet
Ketidakpuasan Publik Merata, Saatnya Menteri Di-<i>Reshuffle</i>
Peneliti Politik LIPI Siti Zuhro (Foto: MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro meniai, sudah saatnya pemerintahan Jokowi-JK melakukan reshuffle kabinet. Walaupun presiden yang palik berhak menentukan, Presiden harus pertimbangkan reshuffle jika kinerjanya tidak maksimal.

"Menurut saya ini jadi relevan ketika ada ketidakpuasan publik yang merata. Tidak hanya enam bulan, tapi sudah hampir tujuh bulan. Jadi apa yang dikatakan dalam sembilan program nawacita itu mereka belum merasakan," kata Siti di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Beberapa di bidang kerja ekonomi dan hukum juga harus mulai dievaluasi. Siti menilai menteri-menteri di dua bidang inilah yang memiliki rapor merah.

"Yang dirasakan hanya kenaikan harga dan semakin melumbungnya harga-harga. Ini yang buat masyarakat kecewa. Jadi ini harus diobati oleh Presiden Jokowi agar legitimasinya tidak anjlok,"

Jokowi akan mempertaruhkan legitimasinya sebagai Presiden dalam menunjuk menteri bidang ekonomi. Karena ekonomi adalah yang paling bisa dirasakan masyarakat.

Bidang hukum menurut dia harus dikendalikan orang yang profesional. Karena bila diisi oleh politikus atau memiliki latar belakang anggota partai, dipastikan banyak muncul tarik ulur kepentingan.

"Menurut saya keseleruhan harus dievaluasi. Jadi siapa saja yang tidak memenuhi kriteria dapat dipertanggungjawabkan (kinerjanya), kapasitas, profesionalitas di Kementeria yang dipimpin. Kalau merah dan tidak prospektif maka harus didelete atau diganti," terang dia.


(ALB)