Kemensos: Berbagi pengalaman dari Negara Lain Kurangi Kecurangan dan Korupsi

Ilham wibowo    •    Kamis, 07 May 2015 03:31 WIB
Kemensos: Berbagi pengalaman dari Negara Lain Kurangi Kecurangan dan Korupsi
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Sosial berupaya untuk belajar dan berbagi pengalaman dari negara-negara lain untuk mengurangi kesalahan, kecurangan dan korupsi dalam program-program perlindungan sosial.

“Program-program perlindungan sosial dan jaring pengaman sosial melibatkan sumber daya keuangan publik dalam jumlah besar. Maka penting untuk memastikan bahwa kedua program tersebut dapat disalurkan kepada penerima manfaat secara tepat,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam dalam siaran pers, Rabu (6/5/2015)

Khofifah mengatakan para ahli dari Inggris dan Rumania akan bergabung dengan para ahli di Indonesia dalam sebuah lokakarya, yang didukung Bank Dunia, untuk memastikan program perlindungan sosial memberikan manfaat bagi mereka yang paling membutuhkan.

"Program-program bantuan sosial yang ada di Indonesia ini termasuk Program Keluarga Harapan dan Bantuan Langsung Tunai," tutur Khofifah.

Komisi Pemberantasan Korupsi, lanjut Khofifah, juga akan bekerjasama dengan Kementerian Sosial dalam tindakan mereka mengawasi program-program penyaluran bantuan tunai maupun tidak tunai kepada penerima manfaat termasuk penduduk usia lanjut, pengangguran, kaum miskin dan mereka yang paling rentan.

“Ada lima faktor utama yang berpengaruh secara signifikan terhadap penerapan strategi pencegahan dan penanggulangan kesalahan, kecurangan, dan korupsi. Pertama, political will. Kedua, kapasitas administrative. Ketiga, basis data terpadu. Keempat, kerangka regulasi yang kuat, dan kelima, kerangka kelembagaan yang kuat,” kata Menteri Khofifah.

Para ahli yang akan berbagi pengalaman dalam lokakarya ini termasuk Christopher Jennings, Kepala Strategi Kesalahan, Kecurangan dan Hutang dari Departemen Tenaga Kerja dan Pensiun Kerajaan Inggris dan Mihaela Duiculescu, inspektur sosial di Badan Nasional untuk Penyaluran Dana dan Inspeksi Sosial Rumania.
(ALB)

Minimnya Blanko Diduga Penyebab Warga tak Miliki KTP-el

Minimnya Blanko Diduga Penyebab Warga tak Miliki KTP-el

23 minutes Ago

Selain itu, sosialisasi terkait kelonggaran peraturan kemungkinan tak diketahui seluruh warga D…

BERITA LAINNYA