Sulitnya Medan, Proses Evakuasi 3 WNI Dilakukan Tentara Nepal

Ilham wibowo    •    Kamis, 07 May 2015 06:13 WIB
gempa nepal
Sulitnya Medan, Proses Evakuasi 3 WNI Dilakukan Tentara Nepal
Kerusakan akibat gempa di Nepal (foto:AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Nepal sudah memutuskan pencarian korban gempa 7,9 Skala Richter baik itu WNI dan warga asing lainnya hanya dilakukan oleh pasukan bersenjata negaranya. Sebab, kendala seperti lokasi area Taman Nasional Langtang yang masih belum stabil sehingga dapat membahayakan dalam proses pencarian.

"Proses pencarian mulai saat ini akan dilakukan oleh tentara Nepal. Seluruh tim SAR dari berbagai macam sudah diperbolehkan untuk pulang," ujar Komandan Misi Penyelamatan WNI Letkol Pnb Indan Gilang ketika turun dari Pesawat Boeing 747-400 TNI AU bersama 26 WNI di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2015) malam.

Namun demikian, Lanjut Indan, tim penyelamat Indonesia dari personel Kemlu dan personel Paskhas TNI AU masih melanjutkan pencarian di sana, ditambah bantuan dari relawan THC, Wanadri, dan juga Mer-C.

"Di Langtang area sampai saat ini menjadi area yang sangat berbahaya karena beberapa lokasi masih belum stabil artinya masih ada longsoran batu maupun longsoran salju sehingga sangat membahayakan dalam proses pencarian," paparnya.

Meski sudah tidak dapat melakukan pencarian, Pasukan TNI AU di sana berusaha keras mengumpulkan informasi tambahan. Alhasil proses pencarian mulai difokuskan khususnya kepada 3 WNI yang hilang di jalur pendakian.

"Secara pribadi Pak Dubes juga saya sudah menemui beberapa personel angkatan bersenjata Nepal, untuk membantu pelaksanaan pencarian, khususnya menemukan 3 WNI yang teridentifikasi berada di area Langtang sekitar Hotel Everest. Ada informasi dari warga negara Swedia yang pernah ketemu pada tangga 24 April sebelum terjadinya gempa. Tiga orang ini bisa dipersempit lokasinya," pungkas Indan.


(ALB)