Harga Minyak di Perdagangan Asia Tenggelam

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 07 May 2015 08:36 WIB
minyak mentah
Harga Minyak di Perdagangan Asia Tenggelam
Ilustrasi -- FOTO: Reuters/Thomas Peter

Metrotvnews.com, Singapura: Harga minyak kembali terpeleset pada pembukaan perdagangan di Asia Kamis pagi ini. Padahal, harga minyak baru mencicipi pencapaian tertingginya di 2015 karena para pedagang mengambil keuntungan dari reli pada pekan sebelumnya.

Reuters melansir, Kamis, 7 Mei, persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) sejak Januari telah melemah karena tertekan oleh penguatan mata uang dolar AS.

Pelemahan harga minyak ini disebabkan munculnya komentar OPEC yang dilontarkan Rabu malam, bahwa produsen minyak utama di Teluk tidak goyah dalam strategi mereka untuk fokus pada pangsa pasar daripada memotong produksi sendiri.

Tak ayal, hal ini kemungkinan menunjukkan tidak adanya perubahan kebijakan pada pertemuan Juni, kecuali produsen non-OPEC mengubah sikap mereka. Akibatnya, harga patokan minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan di USD67,25 per barel atau turun 52 sen sejak pernyataan terakhir OPEC. Sementara harga minyak mentah AS WTO turun 48 sen menjadi USD60,45 per barel.

"Sentimen lemah juga didorong oleh komentar dari menteri perminyakan Iran, yang menunjukkan output akan meningkat menjadi 3,8 juta barel per hari dalam waktu enam bulan jika sanksi dicabut," kata analis Bank ANZ dalam sebuah pernyataannya.

Selain itu, India telah mencapai kesepakatan untuk mengembangkan pelabuhan strategis di tenggara Iran. Meskipun tekanan dari AS meminta India untuk tidak buru-buru memasuki perjanjian perdagangan itu.


(AHL)