Inggris Tertarik Pasukan Antiteror Indonesia

- 16 Januari 2013 17:59 wib
<p>MI/ M Irfan</p>

MI/ M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Secretary of State for Defense atau Menteri Pertahanan Kerajaan Inggris Philip Hammond memuji dan tertarik dengan pasukan khusus antiteror atau counter terorism Indonesia.

Inggris bahkan ingin ikut dalam latihan bersama dengan pasukan anti teror Indonesia.

"Mereka (Inggris) tertarik dengan counter terorism kita. Karena memang sangat memperhatikan counter terorism," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai mengantar Philip Hammond menemui Wakil Presiden Boediono di Kantor Presiden, Rabu (16/1).

Kekuatan militer Inggris, menurut Purnomo tidaklah besar, karena itu mereka lakukan efisiensi. Pasukan khusus anti teror menjadi salah satu opsi untuk efisiensi tersebut.

"Tentara mereka kecil, efisien, tetapi tentara cadangannya banyak. Tentara cadangan itu kalau diperlukan baru dipakai. Kalau tidak jadi warga sipil. Kalau kita tentaranya banyak. Jadi mereka bisa bagaimana mengefisienkan," papar Purnomo.

Diterangkan Purnomo, kekuatan anti teror Indonesia yang berasal dari Densus (detasemen khusus) 88, Kopassus (komando pasukan khusus), dan Denjaka (detasemen jala mangkara) bersama dengan pasukan khusus dari 18 negara lain akan mengadakan latihan gabungan. Inggris tertarik ikut dalam latihan bersama itu.

"Mereka melihat apakah mereka bisa ikut? Karena mereka juga waktu di Somalia, itu task force mereka ketika menangani bajak laut," papar Purnomo.

Latihan bersama pasukan khusus anti teror akan dilakukan pada bulan September. Latihan gabungan ini merupakan latihan dari 18 negara ASEAN plus, diantaranya Amerika Serikat, Rusia, Jepang, Korea Selatan, China, India, New Zealand, dan Australia. Latihan besar itu akan dilakukan di Sentul. (Fidel Ali Permana/X-13)

()

EMRON menyampaikan maaf mewakili Suryadharma Ali terkait kisruh internal partai berlambang kabah itu.