Ganti APTB, Ahok Gandeng Kopaja

Meilikhah    •    Kamis, 07 May 2015 10:44 WIB
transjakarta
Ganti APTB, Ahok Gandeng Kopaja
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: Ilham Wibowo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengandeng Kopaja untuk mengganti operator Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) yang menolak bergabung dibawah PT TransJakarta menerapkan Rupiah per kilometer.
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya akan menambah bus baru untuk memenuhi mobilitas warga komuter yang tinggal di daerah peyangga Ibu Kota.

“Saya sudah siapkan dana untuk menambah bus agar bisa beroperasai selama 24 jam dengan tarif Rp 3.500,” kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selata, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).
 
Ahok mengklaim jika semua bus sudah datang, headway (jarak kedatangan bus) hanya 10 menit. Untuk memenuhi ambisinya itu, pihaknya berencana menggandeng operator Kopami dan Kopaja dengan syarat mereka mau mengganti unit bus dengan yang baru. Pemerintah akan memberikan bus baru dengan sistem kredit.
 
Jika Kopaja bergabung, operator dan sopir tak perlu risau dengan sistem setoran, karena Pemprov telah menyediakan pembayaran melalui sistem Rupiah per kilometer.
 
"Dengan sistem Rupiah per kilometer kamu tidak perlu ngetem. Semua kami atur, kamu (operator) cukup operasikan bus, keuntungan sudah pasti kami jamin, duduk manis saja,” ujarnya.
 
Ahok memastikan, operator APTB yang tidak mau bergabung akan bangkrut dan mati dengan sendirinya karena tidak ada penumpang. “Saya tambah banyak bus dengan tarif murah. Kamu (operator) mati sendiri. Jadi, sebelum mati lebih baik gabung sama kami,” katanya.
(FZN)