Suhu Politik di Sampang Memanas, Aparat Minta Pilkades Serentak Dibatalkan

Agus Josiandi    •    Kamis, 07 May 2015 11:12 WIB
pilkada serentak
Suhu Politik di Sampang Memanas, Aparat Minta Pilkades Serentak Dibatalkan
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0828 Kabupaten Sampang, Letkol Kav Susanto, meminta pilkades dilakukan dalam waktu tidak bersamaan. Foto: Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Sampang: Pemerintah Kabupaten Sampang belum menetapkan waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Namun, suhu politik di sejumlah desa mulai memanas.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0828 Kabupaten Sampang, Letkol Kav Susanto, mengatakan jajarannya dan Polri menyisir sejumlah desa yang masuk kategori rawan konflik untuk mengantisipasi gesekan di tengah masyarakat.

"Meskipun pelaksaan pilkades serentak belum ditetapkan, eskalasi atau suhu politik di bawah sudah mulai memanas. Bahkan, sudah ada benih-benih perpecahan di bawah," jelas Susanto, Kamis (7/5/2015).

Saat ditanya lebih detil, Susanto enggan menyebutkan wilayah mana saja yang rawan konflik itu.

"Saya tidak menyebutkan desa mana saja yang rawan konflik. Yang jelas kami sudah mengantongi data tersebut," kata dia.

Menurut dia, tingkat kerawanan konflik di Kabupaten Sampang lebih tinggi daripada daerah lain. Oleh karena itu, lanjut dia, Kodim dan Polres Sampang meminta pembatalan pelaksanaan Pilkades secara serentak.

Aparat meminta pilkades dilakukan tidak dalam jangka waktu bersamaan atau pada satu hari yang sama.

"Kalau bisa serentak itu bukan berarti bersama-sama. Dalam artian, dalam satu hari dilaksanakan pilkades puluhan desa, bukan kemudian dilaksanakan semuanya," jelas Susanto.


(BOB)