Menteri ESDM: Tahun Ini RI Bakal Jadi Peninjau di OPEC

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 07 May 2015 12:00 WIB
opec
Menteri ESDM: Tahun Ini RI Bakal Jadi Peninjau di OPEC
OPEC. AFP PHOTO /ALEXANDER KLEIN

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Sudirman Said mempertimbangkan bergabungnya kembali Indonesia dalam Organization of The Petroleum Exporting Countries (OPEC) tahun ini.

"Saya juga akan pertimbangkan untuk (Indonesia) ingin kembali aktif masuk lagi ke organisasi OPEC, karena kita keluar, dinamika pasar kita tidak tanggap dengan cepat," kata Sudirman, saat konferensi pers usai melantik eselon I dan eselon II EDSM serta SKK Migas, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Rencananya, jelas Sudirman, di dalam OPEC nanti Indonesia tidak akan langsung menjadi anggota OPEC, melainkan akan menjadi peninjau yang nantinya bisa mengikuti perkembangan pasar.

"Kita akan mohon jadi peninjau dulu, supaya kita bisa berinteraksi dengan market. Jadi tidak salah kalau jadi anggota. Berada di market dan interaksi dengan produsen besar harus dilakukan," ujar dia.

Lebih lanjut, Sudirman mengatakan Indonesia nantinya akan belajar dengan negara-negara anggota OPEC dalam mekanisme pengadaan minyak. Pasalnya saat ini, pembeli dan penjual minyak di Indonesia memiliki gap yang cukup jauh sehingga tidak ada keuntungan yang didapat.

"Nanti akan jadi one of the biggest buyer. Kalau kita sebagai pembeli jauh-jauh dari penjual kita tidak akan bisa ambil benefit. Tapi kalau kita bergaul dengan mereka. Kalau ada event kita ikuti diskusi mereka kan, 'oh arah pasar begini'. Jadi makin dekat dengan market makin baik," jelas dia.

Kemudian, dia memberi contoh, India membeli minyak dari Iran dengan cara tukar barang. "Kemarin, saya belajar dari India yang membeli minyak dari Iran dengan cara tukar barang," pungkas dia.


(AHL)