Dana BOS tak Cair, Kepala Sekolah Lelang Motor

Agus Josiandi    •    Kamis, 07 May 2015 12:26 WIB
dana bantuan
Dana BOS tak Cair, Kepala Sekolah Lelang Motor
Ahmad Faqih di depan motor miliknya, yang akan dilelang.--Metrotvnews.com/agus josiandi

Metrotvnews.com, Bangkalan: Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Taufiqus Sibyan, Desa Talango, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura melelang sepeda motornya di depan kantor kementerian agama Kabupaten Pamekasan, Kamis (7/5/2015).

Sepeda motor jenis honda supra X bernopol M 3759 AF miliknya itu, hendak dilelang karena tidak punya uang untuk membayar gaji tenaga pendidik yang mengajar di sekolah tempatnya memimpin. Pasalnya, dana bantuan operasional sekolah (BOS) tidak cair selama lima bulan terakhir.

Di sisi sepada motornya tersebut, Ahmad menempelkan dua poster bertuliskan "Lelang Motor demi Kesejahteraan Guru" dan "BOS Kemenag tidak cair lembaga dan Guru banyak hutang".  Bahkan, dalam poster sebut juga ditulis nomor ponsel miliknya agar masyarakat yang ingin membeli motor itu bisa menghubunginya.

Ahmad mengatakan, sebagai kepala Madrasah dirinya mengaku harus bertanggung jawab atas kesejahteraan para guru yang mengajar di sekolahnya. Pasalnya BOS tidak cair dan guru terpaksa tidak digaji selama lima bulan terakhir.

"Kemenag Pamekasan tidak pernah menggubris dan tidak ada tanda-tanda kapan dana bos dicairkan, sehingga kami perlu menggadaikan motor ini," kata Fakih kepada awak media.

Fakih mengaku sudah berupaya menghubungi kepala Kantor Kemenag dan Kasi Pendidikan Madrasah selaku penanggung jawab BOS, namun belum ada tanda-tanda akan dicairkan.

"Klarifikasi terakhir katanya masih menunggu APBN-P. Saya sebagai rakyat kecil  tidak tahu apa itu APBN-P, hanya tahunya kapan BOS cair," imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Fakih, dirinya akan melelang motor tersebut sesuai harga pasaran yakni berkisar Rp7,5 juta, namun jika tidak laku, pihaknya akan menggadaikan BPKP motor tersebut karena sekolah sudah kesulitan mencari biaya operasional.
 


(UWA)