India dan Pakistan Sepakat Redam Sengketa di Perbatasan

- 17 Januari 2013 01:17 wib
<p><span id=desi-radio.com/fz

" />

desi-radio.com/fz

Metrotvnews.com, New Delhi: Militer India mencapai kesepakatan dengan Pakistan untuk meredakan ketegangan di Kashmir setelah kekerasan mematikan akhir-akhir ini di wilayah sengketa tersebut, kata seorang juru bicara, Rabu (16/1).

"Pemahaman dicapai antara kedua direktur jendral operasi militer untuk menenangkan keadaan di sepanjang Garis Pengawasan," kata juru bicara militer Jagdeep Dahiya, menunjuk pada perbatasan de fakto di Kashmir. Menurut juru bicara itu, komandan-komandan militer senior kedua pihak berbicara melalui telefon selama 10 menit dan mereka mencapai kesepakatan itu.

"Kedua DGMO (dirjen operasi militer) berbicara pada pukul 10.00 (pukul 11.30 WIB) selama 10 menit dan DGMO Pakistan menyatakan bahwa instruksi ketat telah dikeluarkan agar tidak terjadi pelanggaran gencatan senjata," katanya.

Dahiya menambahkan, pasukan India yang ditempatkan di perbatasan juga tidak akan melanggar gencatan senjata yang diberlakukan sejak 2003. Juru bicara itu tidak memberikan penjelasan terinci lebih lanjut mengenai pembicaraan antara DGMO India Letjen Vinod Bhatia dan mitranya dari Pakistan, Mayjen Ashfaq Nadeem. India dan Pakistan sama-sama mengklaim Kashmir, yang menjadi penyebab perang antara mereka sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1947.

Lebih dari 47.000 orang -- warga sipil, militan dan aparat keamanan -- tewas dalam pemberontakan muslim di Kashmir India sejak akhir 1980-an.
Pejuang Kashmir menginginkan kemerdekaan wilayah itu dari India atau penggabungannya dengan Pakistan yang penduduknya beragama Islam. New Delhi menuduh Islamabad membantu dan melatih pejuang Kashmir India.

Pakistan membantah tuduhan itu namun mengakui memberikan dukungan moral dan diplomatik bagi perjuangan rakyat Kashmir untuk menentukan nasib mereka sendiri. (Ant/OL-2)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…