Presiden Suriah Akui Adanya Kemunduran dalam Perang Sipil

Willy Haryono    •    Kamis, 07 May 2015 12:34 WIB
suriah membara
Presiden Suriah Akui Adanya Kemunduran dalam Perang Sipil
Presiden Suriah Bashar al-Assad berbicara di sebuah sekolah di Damaskus, Suriah, Rabu (6/5/2015) -- AFP / SANA

Metrotvnews.com, Beirut: Presiden Suriah Bashar al-Assad mengakui adanya "kemunduran" dalam perang melawan pemberontak yang berusaha menggulingkannya dalam empat tahun terakhir. 

Pengakuan Assad terjadi seiring pergerakan pemberontak di wilayah utara dan selatan Suriah, yang mengindikasikan bahwa Assad masih belum bisa mengakhiri perang sipil di negaranya. 

"Ada pasang surut, naik turun, menang kalah, dalam peperangan," tutur Assad di sebuah sekolah di Damaskus, seperti dikutip Associated Press, Rabu (6/5/2015). 

"Semua hal berfluktuasi kecuali satu, yakni kepercayaan kepada prajurit dan keyakinan akan kemenangan," sambung dia. "Saat kemunduran terjadi, sudah menjadi tugas kita sebagai masyarakat untuk mendorong moral tentara."

Pasukan pemerintah Suriah mundur dari kota Idlib setelah kalah dari pemberontak pada akhir Maret. Kekalahan loyalis Assad juga terjadi di kota Jisr al-Shughour dan markas militer Qarmeed. 



(WIL)