Ketua DPC Demokrat yang Dipecat Tak Dapat Hak Suara di Kongres

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 07 May 2015 14:04 WIB
kongres partai demokrat
Ketua DPC Demokrat yang Dipecat Tak Dapat Hak Suara di Kongres
Syarief Hasan (tengah) didampingi Ketua Fraksi Demokrat Eddie Baskoro Yudhoyono dan Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Hermanto, Senin 26 Januari 2015. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Steering Committe Kongres Partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan para ketua DPC yang dipecat sudah tidak memiliki hak suara. Keputusan itu sudah final dan tidak bisa digugat.

"Mereka tetap tidak dapat hak suara," kata Syarief kepada Metrotvnews.com, Kamis (7/5/2015).

Syarief menjelaskan, pemecatan merupakan urusan internal partai. Kepada pihak yang kecewa atas keputusan itu, ia menyarankan untuk mengadu ke Mahkamah Partai. "Mereka hanya dipecat dari kepengurusan, bukan keanggotaan," ujarnya.

Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan mereka kembali mendapat hak suara pada kongres selanjutnya. Untuk kongres yang akan diselenggarakan pekan depan, mereka dipastikan tidak memiliki hak suara.

"Mungkin mereka bisa ikut lagi di kongres yang akan datang," pungkas dia.



Para mantan Ketua DPC Partai Demokrat mendeklarasikan Kaukus Penyelamat Partai Demokrat di Jakarta, Kamis 30 April 2015. Antara Foto/M. Agung Rajasa


Ketua DPC yang dipecat antara lain Iwan Setyo Purbowo (DPC Salatiga), Mochammad Rohim (DPC Batang), Muhammad Ikhsan Rakmatulloh (DPC Purbalingga), Wibowo Agung Sanyoto (DPC Semarang).

Selain itu, Basuki (DPC Nganjuk), Dadik Krisdaryanto (DPC Surabaya), dan Dendi Kukuh Santoso (DPC Pasuruan).

Mereka menilai pemecatan dilakukan sepihak dan melanggar AD/ART partai. Mereka menuntut agar hak suara dikembalikan dan bisa ikut memilih calon ketua umum pada kongres yang digelar 11 hingga 13 Mei di Surabaya, Jawa Timur.


(TRK)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

14 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA