Tak Cari Untung, Tarif Transjakarta Malam Tetap Rp3.500

Intan fauzi    •    Kamis, 07 May 2015 14:51 WIB
transjakarta
Tak Cari Untung, Tarif Transjakarta Malam Tetap Rp3.500
Penumpang Bus Transjakarta koridor I memanfaatkan fasilitas bus Transjakarta malam hari di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (1/6) malam.--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Transjakarta menambah layanan angkutan malam hari (Amari) dan angkutan dini hari (Andini) di empat koridor mulai kemarin (6/5) malam. Tarif yang dikenakan tetap sama.

“Harga tiket tetap sama yaitu Rp3.500,” kata Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih, dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (7/5/2015).

Penambahan layanan tersebut, kata Antonius, bukan untuk mencari keuntungan. “Jika murni melihat laba operasional, maka PT Transportasi Jakarta pasti tidak akan menyediakan layanan Amari/Andini karena secara ekonomis tidak terlalu feasible (layak),” jelasnya.

Penambahan layanan tersebut semata untuk meningkatkan pelayanan terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat Jakarta di malam maupun dini hari.

“Tetapi karena tujuan kami didirikan bukan semata-mata mengejar laba, tetapi untuk menjadi salah satu solusi utama mobilitas masyarakat DKI Jakarta. Maka, layanan ini kami adakan,” jelasnya.

Ia berharap layanan Transjakarta malam semakin bisa menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat ibu kota yang bepergian di malam hari tanpa menggunakan kendaraan pribadi,” sambungnya.

Fasilitas Transjakarta malam ada karena banyaknya banyak masukan dari penumpang, baik di lapangan maupun melalui media sosial. Merujuk pada pengoperasian Transjakarta malam di koridor 1, koridor 3, dan koridor 9, penggunanya mencapai ratusan ribu dalam sebulan.

“Pengguna jasa Amari atau Andini mencapai rata-rata sekitar 100.000 penumpang per bulan," jelas mantan Direktur Keuangan PT Perhutani itu.
 


(UWA)