Dana Perpisahan Diprotes, Kepsek SMPN 8 Salahkan Komite Sekolah

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 07 May 2015 15:03 WIB
sekolah
Dana Perpisahan Diprotes, Kepsek SMPN 8 Salahkan Komite Sekolah
Kepala Sekolah SMPN 8 Depok, Tatang. (Foto: Achmad Zulfikar Fazli)

Metrotvnews.com, Depok: Sekolah SMP Negeri 8 Depok menyalahkan Komite Sekolah terkait adanya pungutan Rp 1,5 juta untuk perpisahan. Sebab, program tersebut diajukan oleh Komite Sekolah kepada para orang tua murid.
 
Kepala Sekolah SMPN 8 Depok, Tatang mengatakan, permintaan sumbangan itu atas permintaan pengurus Komite Sekolah dan beberapa orang tua murid, dana itu untuk merealisasikan program-program sekolah, seperti pendalaman materi, serta perpisahan sekolah
 
"Ini ada karena permintaan dari pengurus komite dan beberapa orang tua murid. Ini yang meminta komite sekolah, berdasarkan hasil musyawarah yang mereka lakukan,” kata Tatang di SMPN 8 Depok, Kompleks PT Timah, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2015).
 
Menurut dia, sekolah tidak pernah menentukan besaran uang yang harus dikeluarkan orang tua murid. Sebab, kegiatan ini hanya menjalankan program yang telah dirancang oleh Komite Sekolah.
 
"Sifatnya sumbangan, bukan pungutan. Kami tidak menentukan besarannya, tapi sesuai dengan kemampuan orang tua murid," ujarnya.
 
Ia mengungkapkan, dari laporan yang diterimanya, banyak orang tua murid yang memberikan sumbangan tidak mencapai Rp 1,5 juta.
 
"Sifatnya tergantung kemampuan orang tua. Dari data inventaris, ada orang tua murid yang hanya memberikan Rp 500 ribu, ada Rp 400 ribu dan sebagainya," jelas dia.
 
Ia mengaku sekolah tidak mempermasalahkan besaran sumbangan yang diberikan. Terkait adanya keberatan orang tua murid, Ia meminta mereka memberikan alasan atas keberatan tersebut.
 
"Orang tuanya datang keberatan tidak sanggup atau tidak mampu, bikin surat saja atau minimal datang. Saya selalu terbuka untuk bertemu," pungkas dia.
 
Sebelumnya, SMPN 8 Depok disebut melakukan pungutan Rp 1,5 juta untuk uang sumbangan siswa yang di antaranya untuk kegiatan perpisahan sekolah. Namun, para orangtua merasa keberatan dengan nilainya yang besar.
 
Selain itu, ada kejangalan dalam rincian anggaran kegiatan yang beredar di kalangan orang tua. Misalnya, anggaran untuk pembuatan album dan buku tahunan, mencapai Rp 115 juta.
 
Orang tua juga mengaku dibebankan biaya try out yang totalnya puluhan juta rupiah. Ada juga dana sebesar Rp 16 juta untuk pembayaran transport pegawai UN.
 


(FZN)